Monday, January 16, 2012

SWITCHFOOT ROCK BAND YANG CINTA YESUS


SWITCHFOOT
ROCK BAND YANG CINTA YESUS

Di GFresh! kemaren ‘kan ada liputan tentang konsernya Switchfoot di Jakarta bulan Januari kemaren. Nah di edisi kali ini kita bakal bahas lebih dalem lagi tentang band yang satu ini. Satu hal yang unik dari band yang satu ini adalah, mereka gak cuman terkenal di kalangan rohani doang, tapi juga di kalangan para penggemar musik rock dunia. Malah taun 2000an, Switchfoot sempat nyumbang beberapa lagunya buat dijadiin soundtrack film A Walk to Remember.  

Nah dari sejak film itu diputer, nama Switchfoot jadi terkenal, padahal Switchfoot udah berdiri dari taun 1997. Pertama kali berdiri nama bandnya masih Chin Up, baru setelah gabung sama Rethink Records mereka ganti nama jadi Switchfoot. Nama arti Switchfoot sendiri diambil dari istilah surfing yang artinya berbalik ato menghadap arah yang berlawanan. Dengan nama ini, mereka mo nunjukkin kalo mereka punya cara bermusik yang beda.

En emang terbukti. Switchfoot emang termasuk band yang unik. Biasanya pas tampil, 3 gitarisnya bakal maju ke depan tampilin permainan gitar yang keren banget, belum lagi ditambah sentuhan synthesizer en eksperimen riff gitar listrik bikin musik mereka tambah keren. Musik keren, lirik lagunya juga unik, lirik lagu Switchfoot, bisa terinpirasi dari pemusik kelas dunia kaya U2, The Police, The Beatles, sampe filsuf kelas dunia model Socrates, Descartes. Makanya gak heran kalo lirik lagu mereka agak filosofis.

 Walopun dianggap sebagai band CCM (Contemporary Christian Music) Switchfoot sendiri sebenarnya benci disebut band ‘Kristen’. Buat mereka, ‘Kristen’ itu iman en bukan jenis lagu ato jenis band. Malah secara terang-terangan mereka bilang kalo merea gak suka disebut band CCM. Dengan begini mereka bisa menjangkau orang dunia yang anti sama label ‘Kristen’. Makanya gak heran kalo penggemar mereka itu bukan cuman orang Kristen doang tapi juga orang dari berbagai kalangan lain.

Satu lagi yang patut kita kagumi dari band ini adalah mereka gak cuman bisanya ngomong doang buat jadi terang dunia, tapi mereka benar-benar turun tangan langsung ke tengah-tengah dunia en do something there, terutama sama hal-hal yang berkaitan sama kemiskinan en anak-anak di dunia ketiga, kaya Afrika.

Malah Jon Foreman, vokalis Switchfoot, terlibat di banyak kegiatan amal, mulai dari konser amal buat pengungsi Sudan sampe organisasi yang nolongin orang Afrika. En gak cuman kegiatan amal doang, dia juga peduli sama keadaan gereja en masyarakat saat ini. Malah salah satu impiannya, dia pengen bisa mengubah masyarakat yang menurut dia terlalu sempit pemikirannya. Pokoknya band yang satu ini emang luar biasa banget. Udah bagus musiknya, dampaknya sama dunia juga ada. Mantaap. (dp)
 
Satu lagi kesempatan langka yang didapet GF!, yaitu mewawancarai secara langsung personil Switchfoot
Jerome – keyboard
Drew – guitar
Chad – drums
Tim - bass
John – vocal

GFRESH!-SWITCHFOOT EXCLUSIVE INTERVIEW

Band Amrik yang terdiri dari cowok-cowok ganteng ini emang nyentrik abis, selain John yang suka banget pake topi koboinya kemana-mana, ada juga satu personil yang asalnya dari Thailand nyasar sampe tergabung di Switchfoot. Jadi diantara wajah-wajah bule, ada keselip satu wajah Asia, he3.. Walaupun mereka udah tenar,tapi mereka ngga sombong lho, malah mereka ramah banget sama GF! yang dapet kesempatan untuk mewawancara mereka waktu mereka konser di Jakarta beberapa bulan lalu. Simak deh wawancara eksklusif GF! dengan para personil Switchfoot yang terdiri dari Jerome (keyboard), Drew ( guitar), Chad (drums), Tim (bass), John (vocal).

Apa sih arti Switchfoot?
Istilah dalam selancar (surfing), mengganti kaki dari kaki yang biasa digunakan (mereka hobi banget surfing, dan mereka menyempatkan diri ke Bali buat surfing disana – red)

Apakah ada arti tertentu (secara spiritual) dibalik nama Switchfoot?
Nggak ada arti tertentu, tapi kami selalu memiliki arti spiritual dalam setiap hal yang kami kerjakan.

Apakah kalian merupakan band Kristen?
Kami lebih suka menyebut diri kami sebagai rock band yang sangat terbuka tentang iman kami kepada Yesus.

Apakah ada perbedaan antara pasar Kristen dan pasar sekuler? Apakah ada pengaruhnya terhadap musik kalian? 
Sebenarnya, perusahaan rekaman Kristen atau sekuler dimiliki oleh orang-orang yang sama, dan sama-sama bertujuan untuk mencari uang. Bagi kami, yang membedakan terletak pada nilai-nilai yang dipegang oleh pelakunya.

Apa visi kalian untuk band ini?
Musik adalah cara kami untuk menggali dunia dan menanyakan beberapa pertanyaan besar. Karena kami bisa menyanyikan segala sesuatu dalam lagu yang mungkin nggak nyaman kalo dibicarakan secara langsung dalam percakapan sehari-hari. Dalam musik, kami bisa mengajukan pertanyaan tentang kehidupan,  arti hidup, tujuan hidup, mengekspresikan harapan, keraguan, iman, dan ketakutan kami. Musik adalah sesuatu yang jujur dan kami bisa berekspresi di dalamnya.

Rencana buat album baru?
Kami telah mulai bikin lagu baru musim panas yang lalu, dan kami selalu mengerjakan hal yang baru. Jadi saat kami kembali dari tour ini, kami akan kembali ke studio dan mengerjakan musik kami. Ada hal yang menggembirakan terjadi pada kami tahun lalu, kami ditawari untuk membuat sendiri album kami. Sekarang kami punya lebih banyak kebebasan karena kami bisa merekam lagu di lokasi kami sendiri dan kami sudah membangun sebuah studio.  Ini album yang dibuat tanpa record label untuk pertama kalinya, totally independent. Untuk channel distribusinya, kami akan lihat nanti. Dengan cara seperti ini, kami bisa mengerjakan segala sesuatu sesuai dengan keinginan kami, bekerjasama dengan orang-orang yang membuat kami nyaman, seperti keluarga. Independent label ini di bawah nama John.

Apakah kalian semua berjemaat di gereja yang sama?
Nggak, kami berasal dari berbagai gereja yang berbeda.

Apa alasan kalian mengadakan konser di Indonesia? 
Sebenarnya, kami ditawari dari berbagai negara di dunia. Dan salah satu alasan kami datang kesini adalah karena Drew memiliki teman di Indonesia dan dia bilang kami harus mencoba datang kesini. Dan sejujurnya, kami hanya ingin melayani.  Man, kenapa kami ngga ke Indonesia? Kalian punya reputasi yang baik di dunia sebagai tempat yang sangat indah, dan kami sangat senang dengan kedatangan kami kesini.

Sejauh ini, gimana kesan kalian tentang Indonesia?
Luar biasa, kami sangat menyukainya.

Gimana cara kalian supaya ngga terpengaruh oleh “polusi”  yang ada di dunia entertainment? 
Industri entertainment justru tempat yang aman dari polusi itu karena disana sangat jelas terlihat segala keburukan dan hal-hal negatifnya sehingga kami bisa langsung menyadarinya.. Yang kami lakukan sebagai satu band adalah selalu bersama-sama dan tetap menjadikan diri kami dapat diandalkan satu dengan yang lainnya. Sangat menyenangkan jika ada teman yang selalu mengingatkan siapa kita sebenarnya. Dan itu yang terjadi di antara kami, saling mengingatkan. Yang harus diwaspadai justru polusi di dalam gereja, dimana ada kesombongan, arogansi tentang agama, dan banyak orang menganggap punya harga diri yang tinggi karena agamanya.

Kalian udah lama banget tergabung dalam band ini, apa rahasia kalian untuk tetap awet?      
Kami udah bersama-sama selama 11 tahun, dan telah mengeluarkan  6 album. Rahasianya adalah menyikat gigi kami setiap hari, supaya kami nyaman saat ngobrol (ha3… just kidding!). Kami semua adalah teman baik, karena ngga mungkin kami tergabung dalam satu band dengan orang-orang yang  nggak kami suka. Hal seperti itu nggak akan bisa berhasil, karena nggak bisa saling bekerjasama, itu yang kebanyakan terjadi di band-band lain. Kami sering membayangkan 30 tahun dari sekarang kami sedang berkumpul bersama-sama di pantai sambil bikin barbeque  dan membicarakan  tentang band kami. Ada perbedaan antara band yang satu dan yang lainnya, jadi kami sangat senang tergabung di Switchfoot dengan cara kami sendiri.

Apa/siapa yang menginspirasi musik kalian?
Kami sangat suka berbagai style musik. Salah satu elemen musik yang kami sukai adalah cerita yang bagus dalam lirik. Dan kami suka lagu yang menangkap hati kami. Lagu yang bukan hanya berisik, tapi punya makna di dalamnya.

Apa pesan kalian untuk pembaca GF!?
Sebagai band, dari dulu kami punya satu slogan : LIFE IS SHORT, LIVE IT WELL. Kami merasa banyak gangguan, dan sulit untuk tetap fokus. Tapi hidup yang berkelimpahan tidak ditemukan jika kita terganggu. So, live your life well. (driet)

Discography                                             
The Legend of Chin (1997)
New Way to Be Human (1999)
Learning to Breathe (2000)
The Beautiful Letdown (2003)
Meant to Live (2003 single)       
Dare You to Move (2004 – single)                 
Stars (2005 – single)
We Are One Tonight (2006 – single)            
Oh! Gravity. (2006 – single)
Nothing Is Sound (2005)
Oh! Gravity (2006)
Awakening (2007– single)
Head Over Heels (In This Life) (2007–single)                  

Penghargaan
ASCAP Awards kategori artis terbaik (1997)
San Diego Music Awards  kategori artis terbaik (1997)
Les Paul Horizon Award kategori pemain gitar berbakat (2001) 
San Diego Music Awards  kategori artis pop terbaik (2001)
San Diego Music Awards  kategori album pop terbaik (2001)
San Diego Music Awards kategori artis alternatif terbaik (2002)
San Diego Music Awards  kategori album pop terbaik (2003)
San Diego Music Awards  kategori album terbaik (2003)
San Diego Music Awards  kategori lagu terbaik (2004)
GMA Dove Awards kategori musik rock terbaik (2004)
GMA Dove Awards kategori album rock (2004)
GMA Dove Awards lagu rock terbaik (2004)
GMA Dove Awards kategori artis terbaik (2005)
GMA Dove Awards kategori film musik pendek terbaik (2005)
GMA Dove Awards film musik panjang (2005)
GMA Dove Awards lagu rock terbaik (2005)
Impact Award (penghargaan khusus buat musik yang kasih dampak) (2006)
ASCAP Awards kategori musik paling top (2006)
GMA Dove Awards kategori film musik pendek terbaik (2006)
San Diego Music Awards  kategori artis terbaik (2006)
San Diego Music Awards  kategori album terbaik (2007)







No comments:

Post a Comment

copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com