Monday, January 2, 2012

TUJUH KEAJAIBAN DUNIA


TUJUH KEAJAIBAN DUNIA
(AUTHOR UNKNOWN)

Sekelompok murid lagi belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, para murid pun diminta buat bikin daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini.
Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :

1) Piramida Besar di Mesir
2) Taj Mahal
3) Grand Canyon
4) Panama Canal
5) Empire State Building
6) St. Peter's Basilica
7) Tembok China

Waktu ngumpulin daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang murid, seorang gadis yang pendiam, yang belum ngumpulin kertas kerjanya. Jadi, beliau pun bertanya padanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.

Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya."

Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, “Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah:

1) Bisa menyentuh
2) Bisa mencicip
3) Bisa melihat
4) Bisa mendengar

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan :

5) Bisa merasakan
6) Bisa tertawa
7) Dan bisa mencintai

Ruang kelas tersebut sesaat sunyi seketika!

Alangkah gampangnya buat kita melihat eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban", sementara saat kita melihat dan menikmati semua yang udah Allah lakukan buat kita, dan kita menyebutnya sebagai "biasa-biasa saja"?

GARAM DUNIA
Author : Unknown

Seorang koki lagi nyiapin perjamuan istimewa buat pesta pernikahan Raja. Bahan makanan dan bumbu-bumbu udah tersedia buat diramu berdasarkan resep khusus. Wah, ternyata ada bumbu penting yang ketinggalan, GARAM !  Sang koki pun kebingungan, sebab tanpa garam nggak akan pernah ada perjamuan istimewa yang bakal menyenangkan hati Raja. Koki segera mencari ke seluruh dapur, wah garam nggak ditemukan. Tiba-tiba, ia teringat sesuatu, Ya !! Di rumahnya masih ada satu botol garam spesial. Segera saja koki berlari pulang. Akhirnya sebotol garam diperoleh.

Waktu memasak pun tiba. Botol garam dibuka, dan garam mau dikeluarin dari botolnya. Tiba-tiba garam dalam botol berteriak, "Jangan !!" Koki heran dan bertanya, "Kenapa ?? Jangan takut, aku akan menjadikan engkau hidangan yang menyenangkan hati Raja pada hari pernikahannya."  Garam-garam itu pun berteriak dan menjawab dengan berbagai jawaban.
"Jangan, nanti kami tidak dapat berkumpul lagi bersama teman-teman garam dalam botol yang sangat indah ini"
"Jangan, nanti kami larut dalam masakan, dan kami kehilangan bentuk dan warna kami, lalu orang-orang tidak dapat mengagumi kami lagi sebagai garam yang putih bersih"
"Jangan, nanti kami menderita kepanasan ketika sedang diproses untuk menjadi masakan"
"Jangan,..."
Begitu banyaknya alasan yang diteriakkin butir garam. Akhirnya cuman sedikit garam yang bersedia diramu menjadi masakan istimewa sang koki.

Pesta pernikahan Raja tiba. Perjamuan istimewa diadakan bagi Sang Raja pada hari pernikahannya. Wah, perjamuan yang sangat luar biasa, hidangan yang disajikan sungguh nikmat. Raja sangat senang dan pesta menjadi sangat meriah.

Gimana nasib para garam? Garam-garam yang menyediakan dirinya buat dipakai ama koki, masuk ke dalam tubuh Sang Raja dan tinggal bersatu disana selamanya. Garam-garam lainnya yang menolak dan tinggal dalam botol, kemudian dibuang karena udah nggak berguna lagi. 
Kita adalah garam dunia. Kita diminta, didorong, ditolong dan diproses oleh Roh Kudus untuk menggarami dunia ini. Kenapa ? Supaya dunia yang penuh dengan kekecewaan, kepedihan, kepahitan ini disembuhkan dan siap buat menerima kembali kedatangan Yesus sebagai Tuhan, Raja Penyelamat.

Kita adalah garam dunia, tapi siapa yang bersedia berfungsi sebagai garam ?

Berfungsi sebagai garam itu berarti :
- kita harus keluar dari tradisi dan daerah kenyamanan kita
- kita harus pergi ke tengah-tengah orang-orang berdosa dan berfungsi disana
- kita harus mati terhadap keinginan daging
- kita harus memikul salib dan menyangkal diri setiap hari
- kita harus bersedia dibentuk dan diproses
- kita harus bersedia menderita bersama Kristus
- kita harus makin kecil dan Kristus makin besar

Kalo kita bersedia, maka kasih karunia dan kekuatan Tuhan akan menolong dan memampukan kita buat menggarami dunia. Dan pada akhirnya kelak kita akan bersatu bersama dengan Kristus dalam kemuliaan Bapa selamanya.

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang." (Matius 5:13)

No comments:

Post a Comment

copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com