Friday, May 11, 2012

BORN TO IMPACT Oleh George Ancello


BORN TO IMPACT
Oleh George Ancello

Buat apa kita lahir? Buat jadi kaya? Buat jadi terkenal (kayak lagunya Project Pop, Bukan Superstar)? Ato jawaban yang lebih rohani lagi, buat melakukan kehendak Tuhan? Betul, kita lahir buat melakukan kehendak Tuhan. Tapi apa kehendak Tuhan dalam hidup kita?

Kita lahir buat jadi dampak bagi orang lain. We are born to impact.

Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."
(Kisah 13:47)

Firman ini bukan cuman buat segelintir orang doang, tapi buat semua dari kita. Tuhan pengen kita jadi dampak bagi dunia ini. Tuhan udah tetapin kita dari awal buat jadi dampak. Ato bahasa lainnya, kita jadi garam en terang dunia.

Pertanyaannya sekarang, apa kita sadar kalo kita dilahirkan buat jadi dampak?

Kebanyakan dari kita gak sadar kalo kita dilahirkan buat jadi dampak buat orang lain. Apa akibatnya? Kita hidup seenaknya. Kita bersenang-senang dengan masa muda kita. Kita gak mikirin apa sih yang harusnya kita lakuin supaya bisa jadi dampak?

Tapi syukur kepada Allah, biar kita gak sadar sama panggilan itu, Tuhan tetap sayang sama kita. Dia selalu nunggu kita balik padaNya en penuhi panggilan kita buat jadi dampak. So kalo ada di antara kita yang selama ini hidupnya biasa aja, gak ada tujuan. Yuk mulai sekarang sadari ada panggilan yang Tuhan udah taruh dalam diri kita biar kita jadi dampak bagi dunia ini.

Apa artinya jadi dampak? Artinya kita bawa perubahan. Yang positif pastinya. Kita bisa jadi dampak dengan jadi beda. Beda bukan artinya terus kita jadi orang aneh. Gak lagi. Jadi beda itu artinya kita gak lakuin yang orang lain lakuin. Kalo orang lain bikin dosa, ya kita jangan. Sesimpel itu.

Inget rumusnya, beda aneh.

Terus gimana caranya kita bisa jadi dampak?

Pertama, kita mesti sadar dulu, kalo itu panggilan Tuhan buat kita semua bukan sebagian dari kita.

supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
(Filipi 2:15)

Tuhan udah kasih panggilan ini dalam diri kita sejak kita lahir. Kalo kita udah sadar ada panggilan Tuhan dalam diri kita, responi. Caranya? Ubah cara hidup kita. Yang dulunya hidup seenaknya, sekarang coba mulai pikir, gimana sih hidup yang benar itu. Soalnya apa yang kita lakuin itu bakal kasih dampak.

Kedua, kalo kita mo jadi dampak, jadiin Yesus pusat hidup kita. Mulailah berpikir apa yang akan Yesus lakuin kalo Dia jadi saya. Pererat hubungan kita dengan Tuhan. Di sini pentingnya saat teduh en renungin firman Tuhan tiap hari. Karena dengan gitu kita bisa tau apa sih yang Tuhan mau dari hidup kita.

Ketiga, punya komunitas yang kuat. Inget, man, kita itu makhluk sosial. Kita gak bisa hidup sendirian. Makin banyak orang yang ada di sekitar kita, makin kuat kita. Makin aman kita. Makin kita tau apa yang benar en apa yang salah. Makin tau kita harus ngapain. Makin kita jadi dampak.

O ya terakhir, ada lima area utama dimana kita harus jadi dampak. Artinya kita harus perhatiin benar-benar gimana hidup kita di lima area ini. Soalnya orang bakal liat hidup kita di lima area ini. Apa aja lima area dimana kita harus jadi dampak? Jawabannya ada di I Timotius 4:12.

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
(I Timotius 4:12)

So perhatiin benar-benar gimana kata-kata kita, tingkah laku kita, kasih kita, kesetiaan kita en kesucian kita. Apa kita bisa dampak di lima area itu?

George Ancello adalah seorang aktivis Gerakan Pembaruan Katholik Karismatik. Beliau saat ini aktif melayani sebagai pengkotbah keliling di berbagai gereja dan persekutuan. Saat ini beliau berjemaat di Paroki Santo Franciscus Xaverius Tanjung Priok Jakarta dan secara rutin melayani di Persekutuan Doa Gloria, Jakarta.   


Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com

1 comment:

  1. super sekali renungannya...
    bnr2 memberkati saya..
    sukses trus bwr GFresh!

    GOD Bless ^^

    ReplyDelete

copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com