Sunday, March 11, 2012

CINTA….OH….CINTA….

CINTA….OH….CINTA….
Bisa ditebak deh, apa yang di benak kamu kalo bulan Februari datang. Valentine’s day, bo! Urusan kayak gini emang paling heboh buat anak muda yang tiba-tiba jadi pada romantis. Eiit, jangan protes dulu. Berasa gak sih, tiap Valentine (baca: ve’lentain) 14 Februari, yang belon punya pacar jadi kepengen, yang lagi PDKT (pendekatan) siap ‘nembak’ orang yang ditaksir, dan yang udah punya gandengan mendadak romantis. Hihihi… yang pasti bunga mawar dan coklat laku dah, restoran jadi ajang pamer mesra, sibuk cari kartu berisi kalimat indah buat orang yang kita sayang. Is that all? Emangnya cuma segitu aja yang bisa kita tiru? Guys, jangan biarkan Februari kali ini lewat kayak biasanya. Rugiiii…! Di sini ada yang lebih dari sekedar tradisi! Just take a look!

VALENTINE’S DAY

SUDAH TRADISI

Tradisi 14 Februari ini telah mewabah hampir di seluruh dunia. Nggak cuma di daratan Eropa tapi juga di Amerika, Australia, dan Asia (termasuk Indonesia!). Banyak orang yang merayakannya percaya bahwa semangat yang dibawa oleh Valentine adalah semangat cinta dan kasih sayang. Contoh beberapa tradisi yang menarik:

Perancis dan Inggris

Di sini, ketika Valentine’s day datang, banyak orang ngadain pesta. Konon kebiasaan ini dimulai oleh kaum bangsawan pada abad 17-18. Ngapain aja coba? Ternyata mereka akan makan permen berbentuk hati dan saling tukeran kado. Kado yang diberikan biasanya berupa perhiasan, stocking sutra, bunga, sapu tangan, atau pemberat kertas yang bagus. Malah di tahun 1767, dimulai dari orang Inggris yang menulis surat cinta dan meninggalkannya di depan pintu orang yang dicintainya. Belum lagi tradisi makan telur rebus dengan garam, trus meletakkan daun di bawah bantal agar bisa bermimpi tentang cowok masa depan. Wualaah… kayaknya gak perlu ditiru deh ya!
Wales
Lain lagi yang di sini, orang-orang terbiasa memberikan hadiah Valentine berupa sendok kayu yang diukir. Gambar hati dan kunci adalah ukiran favorit yang biasa dipakai, yang artinya You unlock my heart.
Jerman
Hah! Di sini cewek-cewek menanam bawang di dalam pot. Setiap buah bawang diberi nama-nama cowok yang disuka dan diletakkan dekat perapian. Ceritanya bawang pertama yang terbakar dipercaya sebagai cowok yang akan jadi pacarnya. (nah lho, gimana kalo semua kebakar bareng-bareng? Repot deh! Atau semua bawangnya tahan api.. jomlo deh!)
Amerika utara dan Eropa
Ngasih coklat. Nggak heran tiap Valentine’s day datang, banyak toko jualan coklat dalam boks yang cantik berbentuk hati, diikat pita dan ada bunganya.
ASAL USUL
Ada banyak legenda seputar perayaan Valentine’s Day. Ada yang bilang, perayaan ini berasal dari perayaan Lupercal orang Romawi Kuno, yang bertujuan untuk menghormati Faunus, Dewa Kesuburan mereka. Pada malam sebelum perayaan yang jatuh pada 14 Februari, para muda-mudi akan menuliskan nama orang yang dicintainya untuk dijadikan kekasih hati mereka selama satu tahun itu.
Banyak versi lain, tapi yang populer dan paling banyak diakui adalah legenda tentang seorang pendeta Katholik dari abad 3 bernama Valentinus yang dijebloskan dalam penjara untuk dihukum mati oleh Kaisar Claudius gara-gara ingin menyebarkan agama Katholik. Selama di penjara Valentinus tetap memegang teguh imannya. Lalu bersahabatlah dia dengan putri sipir penjara. Sebelum akhirnya Kaisar menghukum mati Valentinus pada 14 Februari 269, ia sempat menulis sepucuk surat bertuliskan from your valentine putri sipir penjara sebagai tanda mata terakhir. Konon surat tersebut merupakan awal dari tradisi saling menulis surat cinta.

STUPID “CUPID”

Kalo kita ngirim kartu Valentine atau nonton cerita cinta sering kita liat simbol cinta berupa bayi bersayap sambil bawa-bawa busur dan anak panah, terbang kesana kemari dan memanah orang, orang yang kena panahnya pasti jadi kasmaran. Cupid (baca: kyupid) namanya. Dalam bahasa latin disebut cupido (bahasa Inggris: desire)
Sebenernya apa sih Cupid itu? Sekedar simbol sejenis malaikat atau… iblis?
Cerita Cupid ialah mitosnya orang Yunani yang menyembah banyak dewa (yang sebenernya adalah manifestasi dari si iblis, penipu banyak orang), dari dewa Zeus, Aphrodite, Hercules, dll. Cupid atau nama lainnya ialah Eros, disembah sebagai dewa asmara yang mencipta lewat kasih sayang dan juga menimbulkan nafsu birahi dengan menyalakan api cinta lewat hujaman anak panahnya. Ia diceritakan sebagai putranya Aphrodite dan Ares.
Selain Cupid, ada dewa lain yang mendampinginya, seperti Himeros dan Photos (dewa keinginan dan kerinduan), Peitho (dewa rayuan), Hymenaios (dewa perkawinan) dan Hermaphroditos yang adalah anak dari Hermes dan Aphrodite yang bersatu dengan peri Salmakis menjadi satu tubuh berkelamin ganda alias banci. Aphrodite sendiri dikenal sebagai mahadewi asmara atau lebih tepatnya dewi seks.
Iblis memang penipu, yang ingin membinasakan manusia melalui segala cara. Kini dewa-dewi itu semakin dikenal dan lambat laun dipuja, bahkan oleh anak-anak -- lewat film Hercules, Xena, dsb. Roh percabulan sangat menonjol dalam mitos-mitos ini.
Jadi jelas, cupid bukan malaikat Tuhan. Robert Liardon dalam bukunya I Saw Heaven menjelaskan bahwa dia tidak pernah melihat malaikat Tuhan berbentuk anak kecil tanpa baju! Malaikat Tuhan itu gagah, tinggi besar, bersinar, berwibawa. Kelihatannya memang lucu, malaikat anak-anak yang membawa busur dan anak panah atau alat musik. Tapi hati-hati, sebelum menyukai sesuatu, selidiki dulu latar belakang dan dampaknya bagi keKristenan kita. Kuncinya waspada dan berhati-hati!
SO WHAT?
Ya, jadi tradisi ini buat apa sebetulnya? Menyatakan kasih sayang buat semua orang yang kita sayang? Mempererat hubungan cinta? Saling memberi cinta melalui surat, kartu, puisi, coklat, dll? Nggak salah, karena sering-sering bilang ‘aku mengasihimu´ antar ortu-anak, suami-istri, kakak-adik, teman dan pacar, itu baik dan perlu. Tapi ternyata di mata Tuhan itu nggak cukup sempurna sebelum kita melakukan apa yang Tuhan Yesus bilang:
‘…jika kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepadamu, apakah jasamu? Orang berdosa pun berbuat demikian. Tapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka…’ -- Lukas 6:33,35
Wait! Ayat di atas sama sekali nggak cocok dengan prinsip dunia tentang ‘cinta’. Nggak usah jauh-jauh, kalau kita banyak mengkonsumsi sinetron, telenovela, dll, tapi nggak selektif dan nggak punya dasar yang kuat dalam Firman Tuhan, tanpa sadar cara-cara dunia akan mempengaruhi hidup kita.
Contoh: seorang teman saya yang hobi nonton sinetron malah mendukung seorang pemeran utama wanita yang berniat membalas dendam atas kelakuan laki-laki yang telah meninggalkannya. Dengan semangat teman saya malah bilang “Bagus, rasain! Habis jahat banget tuh cowok!”
Bagaimana dunia telah menanamkan arti cinta, harus kita waspadai. Ingat, dunia pun tak pernah mengarahkan kita untuk mengasihi Pencipta kita di atas segalanya. Dunia sedang dilanda cinta akan diri sendiri, sehingga ketika ada tuntutan yang nggak terpenuhi, timbullah masalah, sengketa, depresi, bahkan balas-membalas. Wabah egois sedang menyusup. Hati-hati!
Sekali lagi bukan masalah Valentine’s day-nya tapi bagaimana cara kita merenungkan suatu tema hidup dalam hari-hari ke depan.
CINTA YANG SALAH
Ada remaja rela bunuh diri karna dikhianati cinta, ada yang merelakan keperawanan demi cinta, ada yang balas dendam demi cinta, ada yang stress karna cinta ditolak, ada yang berani backstreet dan berontak sama ortu demi cinta, bahkan ada yang membunuh gara-gara cintanya dipermainkan, ada yang marah ketika kasihnya tidak dibalas seperti yang diharapkan, dll.
Gimana kalau kita jajarkan dengan yang satu ini:
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Berikut definisi cinta menurut kamus dunia:
1. kesetiaan atau kasih sayang yang mendalam kepada seseorang atau lebih; cinta untuk anak-anak
2. gairah seksual yang kuat kepada orang lain
3. gairah seks secara umum
4. seseorang yang dicintai
5. rasa tertarik yang besar, sesuatu yang sangat dinikmati
6. dalam pertandingan tennis artinya: angka nol
Dalam bahasa Inggris disebut love, arti populernya: cinta, di alkitab diterjemahkan menjadi kasih.
ASAL MULA CINTA (BACA: KASIH)
Seorang hamba Tuhan dari Amerika bernama Christie Moore saat diwawancarai gF! berkata,
”Pertama-tama Tuhan itu sendiri adalah cinta (God is love), DIA tidak hanya memiliki cinta. Cinta yang datang dari Tuhan bukan cinta yang egois. Cinta Tuhan untuk kita itu murni dan ;
‘karena besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal’. (Yoh 3:16)
Jadi saya percaya semakin kita mengerti akan cintaNya, kita akan lebih aman dalam mencintai sesama kita seperti Tuhan mencintai kita. Cinta yang membuat kitapun dapat memberikan hidup kita untuk orang lain juga sama seperti Tuhan.
Tuhan mengasihi kita dan ingin kita mengasihi DIA supaya kita bisa saling mengasihi.
PENCURI CINTA
Salah satu pencuri cinta/kasih atau yang menghalangi kita untuk memiliki dan memberikan kasih adalah kedagingan atau hawa nafsu. Semua kesalahan kita dalam kehidupan pribadi, keluarga, gereja maupun masyarakat, diakibatkan oleh nafsu kedagingan.
Coba deh pikir, semua masalah di dunia ini sebetulnya cuma bisa diselesaikan kalau semua orang punya kasih seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 13.
Contohnya:
- kalo tersinggung, praktekkan kasih yang tidak sombong
- kalo disakiti, ampuni dan jangan menyimpan kesalahan orang alias jangan balas dendam
- kalo denger gosip soal si anu, gak usah digede-gedein sebab kasih menutupi segala sesuatu
- kalo dirugikan jangan marah, ampuni sebab kasih tidak pemarah
- kalo pacaran jangan berbuat hal yang tidak sopan, sebab kasih tidak begitu
- kalo punya pacar jangan suka cemburu biar gak suka berantem, sebab kasih itu tidak cemburu
- dll
Syarat untuk mengasihi sesama seperti 1 Korintus 13, kita harus lebih dulu mengasihi Tuhan. Tanpa mengasihi Tuhan dengan benar, kita tidak akan bertahan lama berbuat baik atau mengasihi sesama.
‘Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan denga segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu senidri.’ – Lukas 10:27
I LOVE JESUS
I love Jesus! Semua orang Kristen mengatakan itu. Tapi ternyata Tuhan ingin kita mencintai Dia dengan cinta/kasih yang mula-mula. Tuhan mencela orang yang meninggalkan kasih mula-mula, apalagi yang tidak punya!
‘Namun demikian, aku mencela engkau karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.’ – Wahyu 2:1
Let’s talk about it!
FIRST LOVE
Apa itu kasih yang mula-mula?
Adalah awal mula kita menerima kasih Tuhan yang menjamah hidup kita. Lalu kita meresponi untuk mengasihi Dia. Ada banyak orang yang mengasihi Tuhan dengan luar biasa saat mereka kenal Yesus secara pribadi sebagai juru selamat. Tapi pengalaman rohani tiap orang tidak sama.
Dari Christie Moore, “Cinta pertama bagi saya dengan Tuhan adalah setiap kali saya masuk kedalam hadiratNya. Karena bagi saya DIA adalah segalanya, dan lebih kita mengenal dan belajar tentangNya, kita akan lebih mencintaiNya. Roh Kudus akan membantu kita untuk lebih mengetahui siapa itu Yesus. Dan sangat penting untuk kita berfellowship/ berhubungan dengan Tuhan ketika kita berjalan di dalamNya, tidak hanya melayaniNya tapi kita memperhatikan DIA. Jadi bagi saya semuanya ini harus dari pribadi kita dan melalui hubungan kita denganNya.”
Ciri-ciri orang yang punya kasih mula-mula sama Tuhan:
1. Haus dan lapar akan hadirat Tuhan dan firmanNya.
Suka gak sabar pengen ke gereja, ikut persekutuan atau kebaktian, dll. Setiap hari baca alkitab, dengerin lagu rohani/khotbah, semangat dalam memuji dan menyembah Tuhan
2. Senang melakukan perintah Tuhan. Tidak tega berbuat dosa, soalnya pengennya menyenangkan hati Tuhan.
3. Selalu ada pujian, ucapan syukur yang keluar dari hati yang tulus dan mengasihi Tuhan. Gak tergantung kondisi dan situasi. Kasih yang besar kepada Tuhan menutupi semua itu (kidung 8:6-7)
4. Semangat ingin melayani Tuhan, punya roh yang menyala-nyala (Roma 11:12). Gak peduli sekalipun cuma jadi bagian perlengkapan, gulungin kabel, bersihin tempat kebaktian, dll. Pokoknya melayani!
5. Gak bisa menahan gairah dalam hati untuk mengajak orang lain untuk juga kenal Yesus. Gak malu bersaksi tentang kebaikan Tuhan Yesus. Gak suka kalau Tuhan Yesus yang telah menjadi Kekasihnya dihina atau diremehkan.
Jujurnya, ciri-ciri di atas gak ada bedanya sama orang yang lagi jatuh cinta sama lawan jenis (baca wawancara dengan Robert-Lea).
Kalau kita belum pernah mengalami momen seperti di atas, kemungkinan ada yang belum beres dalam pertobatan kita atau dengan kehendak sendiri kita tidak mau meresponi kasih Tuhan dengan sepenuhnya.
Tony Evans berkata dalam bukunya Returning To Your First Love, ada 3 penghalang untuk mengasihi Tuhan dengan sepenuhnya:
1. Kristen kedagingan.
Mengaku orang Kristen tapi punya kehidupan iman yang berkompromi dengan dunia. Tidak mau meninggalkan kehidupan lama yang jelas berlawanan dengan kehendak Tuhan.
2. Kristen stagnasi
Orang yang telah diselamatkan untuk sementara waktu lamanya, namun sedikit sekali memperlihatkan pertumbuhan rohani, bahkan tidak bertumbuh sama sekali. Mereka masih hidup dalam dosa lama. Mereka menolak untuk berpikir secara Alkitabiah, untuk bersekutu bersama Tuhan
3. Kristen berpikiran duniawi
Orang yang suka mencari kesenangan dan kepuasan diri sendiri ketimbang menyenangkan Kristus. Tidak mau dinasehati, ditegur, diajar, dan suka memberontak. Orang seperti ini sulit untuk melayani Tuhan dalam suatu persekutuan. Yang ada, mereka jadi masalah karena tidak mau taat pada pemimpin.
Jadi penghalang kita untuk mengasihi Tuhan dengan cinta yang mula-mula (baca: cinta yang kuat, menyala-nyala dan intim) adalah DOSA. Ini tergantung dari keputusan kita apakah kita mau tinggalkan dosa itu atau masih suka berkubang didalamnya.
Hari ini masih belum terlambat, tinggalkan dosa yang merintangi kita untuk dekat sama Tuhan. Datang pada pemimpin rohanimu, tidak perlu malu minta didoakan dan dibina. Jangan berusaha dengan kekuatan sendiri. Ikut pemuridan, bersekutu dengan teman-teman seiman untuk saling menguatkan. Jangan sendirian. Pasti kamu bisa mengasihi Tuhan lebih lagi.

Penyebab hilangnya kasih mula-mula

Kalaupun sudah pernah mengalami ciri-ciri kasih mula-mula, Tuhan minta kita cek apakah sudah mulai pudar/hambar? Tanda-tanda cinta kita kepada Tuhan yang mulai pudar tentunya kebalikan dengan yang di atas tadi. Yang namanya memudar, sifatnya perlahan-lahan, tapi akhirnya akan hilang.
Yang perlu kita cari adalah penyebabnya, yakni:
1. dosa
akibat dosa yang ditoleransi, tidak dibereskan, maka dosa akan makin menjerat dan menjauhkan hidup kita dari Tuhan. Semua orang Kristen masih bisa melakukan dosa. Tapi ada orang Kristen yang terus-menerus memberontak, dengan sengaja meninggalkan kasih mula-mula dan mengejar sesuatu atau seseorang yang lain
2. hidup dalam daging
Jika kita terus diisi dengan makanan yang beracun, bukan makanan yang bergizi dari Firman Allah, maka keinginan daging/hawa nafsu makin kuat. Kalau kita terus dibanjiri oleh musik dunia, dikelilingi oleh sahabat dunia dan hiburan-hiburan dunia, maka yang dulu dibenci sekarang kelihatannya disenangi.
3. sibuk dengan urusan sendiri (termasuk pelayanan), sehingga salah menempatkan prioritas. Cek 3 hal berikut: cinta, tahta, dan harta. Apa gara-gara pacar, jabatan, dan uang yang menarik perhatian kita lebih dari Tuhan.
4. tidak disiplin
banyak orang Kristen yang tadinya doa dan baca alkitab teratur, karena berbagai alasan tidak rajin melakukannya lagi. Bisa karena masalah, kecewa sama Tuhan dan manusia, dll
KEMBALIKAN CINTAKU…!
Wahyu 2:5
Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan
Banyak orang meninggalkan kasihnya yang mula-mula kepada Tuhan, mungkin itu juga terjadi pada kamu sekarang. Mungkin kamu bingung, apa yang harus dilakukan? Kemana harus melangkah? Wah, memang sulit karena setiap orang berbeda permasalahannya, tapi berikut ada beberapa tips untuk kita kembali pada first love kita pada Tuhan:
  1. “…namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Galatia 2:20). Ucapkan dan hapalkan ayat ini sampai ayat ini menjadi bagian dari hidup kamu.
  2. Nah, Yesus sudah jadi Pemilik hidup kamu, beri Dia keleluasaan untuk membersihkan “tempat tinggal”-Nya, beri Dia alat-alat apapun untuk membuat hidupmu lebih baik. Serahkan seluruh “kunci” ruangan di hatimu, biarkan Dia bebas masuk kemanapun, serahkan setiap bagian hidupmu yang masih belum taat kepadaNya.
  3. Cek bagian hidup kamu yang masih suka dipermainkan iblis, selidiki pertahanan rohani kamu pada bagian tersebut dan lebih ketat lagi menjaganya. Contohnya kalo masih suka jatuh dalam dosa karena keinginan mata maka hindari tempat-tempat tertentu atau tontonan yang dapat menjerumuskan kamu.
  4. Ingatlah bahwa kamu udah milik Kristus! Sudah ditebus! Sudah bukan lagi budak iblis! Jika masih ada perasaan menuduh bahwa dosa-dosa lama kamu belum diampuni ingatlah pada janji-janji Tuhan yang mengampuni dan menyembuhkan. Kamu bukan lagi manusia lama, tapi manusia baru dan tidak ada sesuatu apapun yang dapat memisahkan kamu dengan kasihNya (Roma 8:33-35) tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 8:39).
Sebenarnya gak ada orang yang kehilangan kasihnya yang mula-mula kepada Tuhan, ia cuman telah meninggalkannya. Artinya ia dapat kembali kepada kasih mula-mula itu. Jika ia kehilangan mungkin akan susah mencarinya kembali, tetapi Tuhan bilang bahwa kita telah meninggalkannya dan pastinya dan seharusnya kita tau dimana kita telah meninggalkannya. Kembalilah. (jats)


Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com

No comments:

Post a Comment

copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com