Saturday, January 28, 2012
WAKTU KAMU...
Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan … sebagai balasannya ... kamu kabur waktu dia memanggilmu.
Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang ... sebagai balasannya ... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai.
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ... sebagai balasannya ... kamu corat coret tembok rumah dan meja makan.
Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mah al dan indah..sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur.
Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagai balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU ...!".
Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ... sebagai balasannya ..kamu melemparkan bola ke jendela tetangga.
Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ... sebagai dalasann ya ..kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu.
Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu ..sebagai balasannya ... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar.
Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun ... sebagai balasannya ... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam.
Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop ... sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisan lain.
Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya ... kamu tunggu sampai dia keluar rumah.
Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya ..sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode.
Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan ... sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya.
Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu... sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu.
Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ...sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya.
Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .. sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman.
waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi.
Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertana ... sebagai balasannya ... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.
Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".. sebagai balasannya ... kamu menjawab "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."
Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu ... sebagai balasannya ... kamu bilang "Aku nggak mau jadi seperti kamu."
Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi ... sebagai balasanmu ..... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri.
Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu ... sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu.
Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan ..... sebagai balasannya ... kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."
Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu … sebagai balasannya ... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu ... sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."
Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu ... sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."
Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu ... sebagai balasannya ... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya.
Dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam.
MAKA .. JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .... BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI. JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ... INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.
Tuesday, June 29, 2010
Parent in Bible
Luk 6:37
Ampunilah dan kamu akan diampuni.
Mengampuni itu bukan hanya membebaskan orang yang bersalah dari penjara, tapi sebenarnya saat kita mengampuni, kita sedang membebaskan diri kita sendiri dari penjara tekanan batin.
Mzm 27:10
Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku.
Semua orang boleh tidak mengerti, bahkan menolak kita tapi satu hal yang perlu kita ketahui adalah TUHAN tidak pernah menolak kita. Dia menerima kita apa adanya, tanpa syarat.
Mat 7:9-11
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya.
Bapa di Surga bukan hanya menerima kita, tapi Dia akan memberikan apa yang baik bagi kita.
Yer 29:11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pdaKu mengenai kamu, demikian firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Seringkali kita merasa kita sudah tidak memiliki harapan lagi. Coba alihkan sebentar pandangan kita dari semua keruwetan yang ada, alihkan pandangan kita kepada Tuhan, di dalam Tuhan kita masih bisa meraih hari depan yang penuh harapan.
Efesus 6:1-3
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.
Mengampuni dan tetap belajar menghormati orang tua yang sudah melakukan banyak kesalahan pada kita adalah hal yang tidak mudah, tapi hal ini akan membawa kita keluar dari pengaruh lingkaran setan yang ada. Karena orang yang mau mengampuni dan menghormati orangtuanya adalah orang yang mau dipulihkan hatinya dan mau terus belajar menjadi lebih baik.
Tuhan membela posisi kita sebagai seorang anak dalam sebuah keluarga lho... Tuhan mengingatkan supaya para ayah juga memperlakukan anaknya dengan benar..
Efesus 6:4 BIS
Janganlah memperlakukan anak-anakmu sedemikian rupa sehingga mereka menjadi marah. Sebaliknya, besarkanlah mereka dengan tata tertib dan pengajaran Tuhan.
Kolose 3:21 BIS
Janganlah menyakiti hati anak-anakmu sehingga mereka menjadi putus asa.
So come on guysss...God still love us, and we still have a good future..dont give up!! Lets do our best. J
Cinderella The Real Story
Headline hari ini: Cinderella ditangkap polisi karena menyiksa anaknya.
Cinderella terbukti bersalah dan harus masuk penjara selama 10 tahun. Suaminya mengatakan bahwa kondisi kejiwaan Cinderela memang labil. Ibu tirinya juga mengatakan kalau Cinderela memang anak bermasalah sejak kecil.
Awal Mulanya...
Tim kepolisian juga turun tangan untuk menyelidiki, dan diketahui bahwa masa lalu Cinderella sangat buruk. Ia kehilangan ibunya saat masih kecil, dan ayahnya yang sering bepergian memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang janda yang memiliki dua anak. Awalnya Cinderella senang karena memiliki keluarga baru dan dia bertekad untuk menyayangi ibu dan saudara tirinya. Tapi, menurut orang-orang yang mengenal mereka, ibu tiri Cinderella tidak menyayanginya dan memperlakukannya seperti pembantu.
Cinderella menerima semua pukulan ibunya dan berusaha menjadi lebih baik lagi dengan harapan ibunya akan menyayanginya, tapi itu tidak pernah terjadi. Lambat laun, ia mulai menyadari kalau dirinya tidak diinginkan dan tidak dibutuhkan. Sementara saudara-saudara tirinya menghabiskan masa remaja mereka seperti layaknya gadis normal, Cinderella menghabiskan waktunya mengurusi cucian kotor dan mengelap debu.
Cinta Pertama..
Yang membuatnya sedih adalah ketika teman-teman sekolah saudara tirinya datang berkunjung ke rumahnya. Dia ingin berbicara dengan mereka, sempat beberapakali saling berpandangan dengan tidak sengaja, pernah juga ada surat dan hadiah kecil yang dikirimkan lewat orang ketiga. Tetapi Cinderella merasa bahwa teman-teman pria saudaranya pasti meremehkan atau mengasihani dirinya. Cinderella merasa dirinya tidak layak. Cinderella yang malang, cinta pertamanya terbang sangat rendah dan tenggelam menghilang bersama rasa percaya dirinya.
Impian yang Tak Pernah Tercapai...
Momen yang paling disesali adalah hari dimana pangeran akan memilih calon istri dan semua wanita di kerajaan diundang ke pesta dansa. Ibu dan saudara-saudara tirinya tidak perlu repot melarang Cinderela ke pesta, Cinderela sendiri menolak untuk pergi. Dia merasa tidak pantas memakain gaun pesta yang bagus, bertemu dengan orang-orang terhormat, Cinderela merasa kesempatan itu bukan miliknya. Dia hanya membayangkan seandainya dia mengenakan gaun yang cantik, pergi ke pesta, dan menjadi pilihan dari pangeran impiannya. Sampai akhirnya hari pesta berlalu dan pangeran menemukan calon istrinya di pesta dansa, bukan Cinderella seperti yang ia bayangkan.
Pernikahan yang Disesali...
Cinderela akhirnya juga menikah, tidak dengan pangeran tentu saja, tapi dengan pemuda di ujung jalan. Pemuda itu terkenal berandalan dan tidak setia, tapi Cinderella tidak keberatan. Dia justru bersyukur karena masih ada orang yang mau menikahinya. Baginya pemuda itu adalah pilihan yang cukup baik baginya, yang penting ada yang mau menikahinya sehingga dia tidak sendirian lagi.
Pengalaman Berkeluarga dan Melahirkan Anak...
Seperti yang diduga, suaminya bukan suami yang baik. Tapi Cinderella bersabar dan berharap, mungkin suatu saat nanti suaminya akan lebih dewasa, mungkin kehadiran seorang anak akan membuat suaminya lebih bertanggung jawab. Cinderella tahu kalau suaminya sering selingkuh di luar, tapi selama suaminya tetap pulang ke rumah Cinderella sudah bersyukur. Dan ketika dia mengelus perutnya, merasakan kehadiran nyawa baru yang bertumbuh, dia berjanji, “Aku akan menjadi ibu yang baik bagimu, lebih baik dari ibu tiriku. Aku akan menyayangimu dan tak akan memukulmu. Aku tak akan pernah menjadi orang seperti ibu tiriku”.
Ketika anaknya lahir, Cinderela tersenyum bahagia dan merasa mimpinya akan segera terwujud. Tapi, ketika Cinderella diijinkan pulang dari rumah sakit, dia mendapati rumahnya sepi. Lemari baju yang kosong separuh, tabungan yang dipecahkan dengan kasar dan gosip miring dari tetangganya memberitahunya kalau suaminya melarikan diri dengan perempuan lain. Dan dunianya runtuh dalam sekejap.
Menyalahkan Anaknya...
Tapi kali ini Cinderela tidak menyalahkan dirinya. Cinderella tidak tahu bagaimana caranya mencintai, selama ini tidak ada yang mencintainya. Kemarahan yang selama ini terpendam sejak masa kecilnya yang selama ini menghancurkan dirinya menuntut untuk dikeluarkan. Dan Cinderela anaknya yang semula diharapkan menjadi pemersatu dirinya dan suaminya, anak yang menjadi dasar impiannya, anak ini juga yang dianggap menghancurkan impiannya, membuatnya harus bekerja keras membanting tulang. Cinderella berharap seandainya anak ini tidak pernah ada maka kehidupannya akan jauh lebih baik.
Akhirnya...
Setelah Cinderella ditangkap karena penyiksaan yang dia lakukan selama bertahun-tahun, anaknya yang malang itu saat ini tinggal bersama ayah dan ibu tirinya, dengan 2 saudara tiri. Anak itu mengaku tidak mau menjadi seperti ibunya, yang suka menyiksa anaknya sendiri. (min2/and)
box of life
Apapun kondisimu saat ini, jangan pernah memandang dirimu rendah dan gak berharga. Jangan putus asa atau patah semangat... kamu masih bisa meraih masa depan yang cerah penuh harapan selama kamu mau membuat pilihan yang benar dalam langkah-langkah hidup kita, jangan seperti cinderella yang ini.
Death of the father
Ilmuwan Inggris telah menemukan cara baru untuk membuat sperma dari tulang rusuk wanita.
Apa jadinya kalo dunia tidak membutuhkan laki-laki untuk reproduksi? Apakah figure ayah akan mati? Ilmuwan di Inggris diberitakan telah berhasil menemukan cara untuk mengubah jaringan tulang rusuk wanita menjadi sperma. Proses yang masih membutuhkan banyak pengembangan ini bisa memberikan dampak berbeda pada kehidupan manusia. Mereka mencoba menghasilkan sperma dari jaringan tulang rusuk wanita, melalui bantuan zat kimia dan vitamin tertentu.
Ahli biologis yang menemukan teknik ini, melakukan percobaan pertamanya pada tikus-tikus lab, sel sperma buatan tersebut baru bisa terbentuk sempurna setelah 3 tahun dan sel telur buatan baru bisa terbentuk setelah 2 tahun.
Penelitian ini bertujuan untuk menolong pasien-pasien kanker, yang menderita kemandulan akibat perawatan chemotherapy, dan diharapkan dapat membantu pasangan yang kurang subur, serta pasangan gay dan lesbian, agar bisa memiliki suatu keluarga yang utuh dari gen mereka sendiri.
Di Inggris sendiri undang-undang tentang pemakaian sperma buatan sebenarnya telah disahkan, tapi undang-undang ini hanya berlaku bagi pasangan heterosexual saja. Meski begitu, penelitian ini masih dalam perdebatan, karena memiliki banyak potensi dampak bagi anak yang dihasilkan nantinya, misalnya kelainan gen, kurangnya kromosom, dan perilaku yang berbeda karena satu jenis orang tua. (**)
The World without Teen and Parents
Sejalan dengan bertambahnya umur planet kita, jumlah manusia pun bertambah banyak. How? Tentu saja dengan berkembang biak, menghasilkan keturunan - keturunan umat manusia. Jadi ada dua obejeknya yaitu orang tua dan anak.That's normal right? Pernah membayangkan apabila salah satunya tidak ada? Ga mungkin kan, tapi anggap saja mungkin, gimana kira - kira ?
Lets just say if ...
1. The World Without Kids
Dunia tanpa anak? Now that's a really great idea, isn't? Ide yang bagus kan, tidak ada lagi susahnya memikirkan biaya sekolah, biaya kedokter, biaya kuliah, pokonya
dunia yang lebih mudah.Tidak ada lagi tangisan anak anak cengeng yang mengganggu di malam hari.
Dalam film "Childern of Men", digambarkan sebuah dunia sama seperti kita, hanya saja semua perempuan di dunia ini, terjangkit penyakit kemandulan. Tapi ternyata tiba - tiba masalah kemandulan ini menjadi lebih penting daripada isu Global Warming. Sekarang kita menghadapi masalah yang lebih serius yaitu kepunahan umat manusia.
Kalau kamu lahir di dunia ini, kamu pasti menjadi manusia yang sangat beruntung. Bayangkan kamu akan disayang, dipuja, dilindungi, banyak orang bukan karena kamu selebritis, pahlawan, atau sedikit banyak berjasa bagi manusia, tapi cuma karena kamu itu LANGKA.
2. The world without Parents
Betapa menyenangkannya kalau kita bisa melakukan apa saja tanpa larangan, tanpa aturan, tanpa omelan dan teguran. Sebuah dunia yang isinya hanya anak - anak, tanpa kehadiran orang tua. Di Neverland, Peterpan hanya bermain dan bermain, tanpa harus memikirkan hal - hal yang serius, mengejar putri duyung dan melawan bajak laut adalah pekerjaan sehari hari.
Peter Pan pun menemukan dunia lain selain Neverland, dunia nyata yang berbeda dari Neverland, dunia dimana waktu berjalan dengan semestinya, ada kehadiran ortu, dan adanya tanggung jawab. Yang mana yang dia pilih? Tentu saja Neverland, hidup tanpa tanggung jawab adalah pilihan yang tepat bukan? Ya, itu kalau kamu seorang anak berumur 7 tahun. Pada kenyataannya, jika hal ini terjadi, dunia akan kacau, karena anak muda cenderung untuk tidak disiplin, semau gue dan bertindak tidak dewasa.
box of life
Seringnya apa yang kita anggap sempurna, justru jadi tidak sempurna. Karena semua yang lahir dari kekecewaan dan pahit seringnya bikin kecewa juga. Apakah dunia tanpa ortu adalah dunia yang asyik? Atau justru jadi dunia yang makin kacau balau?
HOMER FAMILY 101
Bart, with $10,000, we'd be millionaires! We could buy all kinds of useful things like...love!
Son, if you really want something in this life, you have to work for it. Now quiet! They're about to announce the lottery numbers.
Well, it's 1 a.m. Better go home and spend some quality time with the kids.
[Meeting Aliens] Please don't eat me! I have a wife and kids. Eat them!
What do we need a psychiatrist for? We know our kid is nuts.
Kids, you tried your best and you failed miserably. The lesson is, never try.
Wkwkwk..Ini memang cuman kartun lucu-lucuan., si Homer dan keluarganya emang ‘norak’ banget.. tp kenyataannya banyak juga keluarga beneran yang kacau balau, nggak jauh beda ama si Homer ini... yuk kita lihat sama- sama, sampe mana sih berantakannya keluarga-keluarga itu sebenernya. Sambil kita cari tahu sebaiknya gimana..
PARENTS FACT
TAUKAH…
24 Juta anak di Amrik hidup tanpa ayah kandungnya.
1 juta anak di Amrik punya ayah yang mendekam di penjara.
Orang yang ortunya tak pernah cerai mengaku lebih puas dalam hidup dibanding yang ortunya bercerai
Bayi sering terlihat sedang tersenyum saat di USG, tapi jarang sekali tersenyum selama sekitar 1 bulan setelah kelahiran.
Bayi yang baru lahir mengenali ibunya melalui suara yang didengarnya, sekitar 14 hari kemudian baru belajar mengenali suara ayahnya.
Menurut survey, anak perempuan yang dilahirkan waktu ibunya masih muda/remaja, 80% akan menjadi ibu muda juga.
THE MOVIE PARENT AWARD
Hollywood seringkali mengangkat soal hubungan ortu dan anak. Ada yang patut dicontoh, ada pula yang ditonton juga mending gak usah. Ada ortu yang sayang anak, adapula ortu kejam yang mengabaikan anaknya. Kalo ada piala buat karakter ortu dalam film, mana pilihanmu?
The nominee are:
Sarah Connor (Terminator: The Sarah Connor Chronicles)
Sexy, tangguh, tahan banting, dan tak kenal menyerah membantai robot-robot Terminator jahat, tujuannnya satu: agar anaknya selamat.
Helen Parr AKA Elastigirl (The Incredibles)
Mengesampingkan keinginannya untuk menjadi pahlawan super agar keluarganya aman, tetapi kemudian juga ia menggunakan kekuatan supernya ketika ia harus menyelamatkan suami dan tiga anaknya.
Bryan Mills (Taken)
"I will look for you, I will find you, and I will kill you." Itu ancaman darinya bagi yang macam-macam dengan anak perempuannya.
Shrek (Shrek The Third, 2007)
Makhluk Ogre ini lebih tertarik mencari Arthur agar ia bias lepas dari tanggung jawabbya menjadi raja daripada mengurus anak-anaknya.
Darth Vader (The Empire Strikes Back, 1980)
Kayaknya ia mungkin ayah paling keren, punya armada perang galaksi, jutaan pasukan cloning dan kostum dengan perangkat suara serem. Tapi dalam menghadapi anak (Luke Skywalker), ia menyiksa teman-temannya agar Luke jatuh dalam perangkapnya. Dan ketika Luke menolak tawarannya untuk jadi pengganti ayahnya, ia malah memotong tangan anaknya.
Dora’s Mom (Dora The Explorer)
Oke deh dia membebaskan anaknya untuk belajar. Tapi membiarkan anak umur 6 tahun berkeliaran hanya ditemani seekor monyet di hutan liar dan sungai penuh buaya?
Jonathan Kent (Smallville)
Tanpa Jonathan Kent, Superman mungkin akan jadi Lex Luthor. Karena bukan kekuatan super yang membuat karakter Clark Kent jadi baik dan heroik, tapi bimbingan ayah adopsinya.
Fletcher Reede (Liar Liar)
Ia kerap berbohong dan mengingkari janji pada anaknya. Daripada menghadiri ultah anaknya, ia malah bikin affair dengan partner kerjanya. Untuk membuatnya sadar, ia harus kena ‘kutuk’ anaknya dan kehilangan keahliannya untuk berbohong selama 24 jam.
Marlin (Finding Nemo)
Menghadapi ikan hiu ganas, tersengat ubur-ubur, berjuang di arus deras, sampai ke ujung samudera ia tempuh hanya untuk mencari anaknya yang hilang.
Poseidon (Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief)
Dewa yang ngelayap, menghamili manusia, dan meninggalkan anaknya, bikin Percy (anaknya) bingung, kehilangan figure ayah dan harus mengalami keluarga yang hancur.
Guido Orefice (Life is Beautiful)
Sekalipun ia dan anaknya ada dalam kamp konsentrasi nazi, dijadikan budak, dan beresiko untuk dibunuh, tapi ia berusaha keras agar anaknya merasa senang dan bahagia.
Kate McCallister (Home Alone)
Ortu mana yang saking sibuknya menyiapkan liburan sampai ketinggalan anaknya di rumah sendirian?
John Quincy Archibald (John Q)
Ia rela mati untuk mendonorkan jantungnya agar anaknya bisa hidup.
YOUR PICK
Worst Parent Award goes to: ……
Best Parent Award goes to:…
Favorite Parent Award goes to: …
Friday, March 5, 2010
Gua Jeleeekk!! (Gambar Diri)
Ups! What happen, guys?! Krisis pede, yach? OK, deh! Sekarang kamu maunya apa? Pengen ngerubah hidung yang pesek jadi mancung? Dunia bilang: “Tenang, ada operasi plastik”. Pengen ngelurusin rambut keriting? Dunia bilang, “Tenang, bisa dibayao kayak Hua Ce Lei!”. Atau pengen langsing? Dunia bilang, “Tenang, minum aja pilnya!”. Atau, biar tampil lebih menarik, beli aja baju en aksesoris yang sedang ngetrend, biar mahal asal keren!
Hmmm…. di jaman sekarang ini apapun bisa terjadi. Dunia bener-bener servis abis, deh! Tapi semuanya pakai money. “Emang kenapa?, duit-duit gua, rese amat sih lu!”. Yaa... biarpun kamu banyak duit, kamu nggak akan pernah bisa puas alias ngerasa dirinya kurang terus. Lebih parah orang yang uangnya pas-pasan, dapat uang dari mana? Nodong? Hi guys… sadar dikit, kamu nggak perlu jadi seperti orang lain, terimalah dirimu apa adanya.
GAMBAR DIRI YANG RUSAK
Kenapa gambar diri seseorang itu bisa rusak? Aku coba kasih beberapa contoh kasus yang aku ambil dari realitas kehidupan kita sehari-hari:
1. Salah tujuan hidup
Andi memaki Anto dengan sangat kasar karena jawaban Anto yang salah menyebabkan kekalahan group mereka. Andi memang selalu begitu. Dia begitu terobsesi dengan kemenangan dan kesuksesan dalam dirinya. Dia merasa dirinya berharga jika dia bisa membuktikan pada dunia bahwa dia bisa melakukan sesuatu yang hebat. Bahwa dunia gak bisa menganggap remeh dirinya. Memang dia telah membuktikannya dengan menjadi juara kelas dan bintang lapangan voli di sekolahnya, tapi sifatnya yang selalu ingin menang sendiri dan takut tersaingi oleh siapapun membuat dia dijauhi teman-temannya.
Sebenarnya sifat Andi yang seperti ini berakar dari keadaan keluarganya. Andi adalah seorang yatim piatu yang tinggal bersama kakeknya yang miskin yang sangat mengasihinya. Kakeknya masih berusaha bekerja di sebuah pabrik untuk membiayai hidup mereka meskipun tangannya sudah tidak terlalu cekatan lagi karena sudah termakan umur. Para buruh di pabrik yang tidak suka dengan hasil kerja kakek Andi yang tidak terlalu baik sering meremehkan si kakek dan mengejek Andi sebagai anak yatim piatu yang tidak berharga. Andi terluka dengan hinaan dan ejekan itu. Dia berjanji pada dirinya sendiri jika dia besar nanti dia akan menjadi orang kaya yang sukses, apapun caranya.
2. Penelantaran orang tua
Mungkin dari luar Lisa kelihatan sangat bahagia. Orang tuanya adalah pengusaha sukses terpandang yang selalu memenuhi keinginannya secara materi. Lisa sendiri adalah seorang primadona kampus: cantik, kaya dan pintar. Tapi, di dalam hati Lisa selalu merasa kesepian dan haus akan perhatian orang lain. Dia merasa kesal karena orang tuanya lebih memprioritaskan pekerjaan mereka dibandingkan dirinya sendiri.
Dia berusaha menutupi kekecewaannya dengan terus pergi berbelanja, bersenang-senang dengan teman-temannya. Tapi yang dia dapat hanyalah kebahagiaan sementara. Barang - barang yang dimiliki tidak dapat memuaskannya, teman-temannya hanya dekat dengan dirinya karena kecantikannya dan kekayaannya. Di dalam dirinya sendiri Lisa merasa kosong dan gak berguna.
3. Pelecehan seksual
Rambut Via kusut. Dia masih gak mau makan. Sudah seminggu dia mengurung diri di kamarnya sejak tragedi itu terjadi. Minggu lalu, sekitar jam sebelas malam seorang laki-laki tidak bermoral telah memperkosanya sewaktu dia berjalan kaki pulang ke rumah. Via merasa dunianya telah runtuh, semua hancur berantakan. Segala sesuatu yang telah dia raih serasa tidak berarti lagi. Dia gak peduli lagi bahwa aksi sosial yang dia pimpin akan berlangsung 2 hari mendatang , dia gak mikirin lagi pernikahannya dengan Budi,tunangannya, yang akan dilangsungkan 6 bulan mendatang.
Yang Via rasain sekarang cuma rasa sakit, rasa kotor, rasa gak berarti… Dia merasa jijik sama dirinya sendiri. Dia merasa gak ada gunanya lagi dia hidup di dunia ini, dia merasa malu sama dirinya sendiri, dan terlebih lagi dia merasa malu dan gak berani menghadapi orang lain.
4. Kata-kata Negatif
“Kamu memang gak berguna, bisanya bikin susah orang doang! Mau jadi apa kamu nantinya? Dari sekarang aja cuma bisa buat masalah!!!” , caci ibu Leo. Biasanya Leo akan melawan, membantah ucapan ibunya dan mengatakan bahwa sebenarnya dia berarti. Namun kali ini Leo diam saja karena terakhir kali dia menyahut, ibunya menjadi sangat marah dan menampar pipinya.
Tahun demi tahun berlalu dan Leo hidup dengan kepercayaan bahwa dirinya tidak berguna, cuma bisa bikin susah dan cari masalah. Leo tidak pernah mendapatkan pekerjaan tetap yang baik, karena selalu saja ada masalah di tempat kerjanya. Dan sedihnya, Leo menganggap semua hal ini wajar, karena dia adalah Leo, seseorang yang tidak berguna dan cuma bisa cari masalah.
5. Broken home family
Dina mengurung diri lagi di kamar dan kembali terisak seorang diri. Sudah sebulan berlalu setelah orang tuanya bercerai dan Dina gak pernah melewati satupun harinya tanpa menangis. Dina gak percaya bahwa ini benar-benar terjadi pada dirinya. Dina gak percaya bahwa orang tuanya benar-benar bercerai!
Dina mulai berpikir bahwa dialah penyebab perceraian ini, “Andaikan saja Dina menjadi anak yang lebih baik, gak suka melawan, lebih patuh lagi, mungkin perceraian ini bisa terelakkan, mungkin papa dan mama gak akan ribut sesering itu, mungkin mereka masih bisa tetap saling memaafkan dan berdamai lagi.”
Dina rindu,sangat rindu akan saat-saat dia bisa bercanda bebas dengan kedua orangtuanya, lengkap. Dina rindu apa rasanya memiliki sebuah keluarga yang utuh, ada papa dan ada mama, bukan cuma salah satu diantara mereka. Dan masih banyak lagi faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan rusaknya gambar diri seseorang. (dari majalah GFresh!)
Tuesday, March 2, 2010
Pembentuk Gaya Hidup
Gaya Hidup atau lifestyle bisa terbentuk seiring dengan perkembangan jaman, alias mengikuti trend yang ada, bisa juga terbentuk karena watak dan kepribadian kita, keluarga dan pergaulan dan yang juga nggak bisa dianggap remeh, karena pengaruh media. Kira-kira apa aja yang bisa mempengaruhi terbentuknya gaya hidup?
Media Massa
Memang nggak semua media bawa pengaruh yang jelek, tapi tahu nggak kalo media itu udah jadi ortu en guru sampingan buat anak-anak muda jaman sekarang. Generasi kita udah lebih banyak nonton TV, film, baca, buka komputer, daripada ngomong sama ortu kita, akibatnya cepet sekali trend yang baru mewabah di dunia ini. Anak cewek pada niru pakaian Britney Spears yang bikin obat tolak angin laku keras (hehe), cowok-cowok rela ngabisin hair-gel alias minyak rambutnya biar kayak Roger di sinetron Siapa Takut jatuh Cinta. Atau cewek-cewek yang manyun gara-gara pacarnya nggak seromantis Tao Ming Se di serial Meteor Garden. Hanya dalam beberapa hari saja VCD porno dari mahasiswa di Bandung udah jadi trend dan tersebar ke seluruh Indonesia bahkan sampe ke .
Itu baru suatu trend yang mungkin lama-lama bosen en berganti dengan trend yang laen, but trend demi trend, kebiasaan demi kebiasaan yang ia contoh dari apa yang ia lihat lama-lama menjadi gaya hidup seseorang. MTV, 25 tahun yang lalu, tanggal 1 Agustus, mulai ngudara dengan satu kalimat pembuka: “Ladies and gentleman.. Rock and Roll!!”, dan akibatnya, satu generasi lahir: generasi MTV. MTV sudah diakui sukses mencetak satu generasi dan merubah gaya hidup generasi sebelumnya, sesuai dengan visi dan misi MTV sendiri. Bagaimana tidak, MTV mengudara dengan memutar videoklip musik sepanjang hari, nonstop yang membuat musik bukan cuman terdengar bagus tapi juga terlihat bagus, meroketkan banyak idola dan membuat budaya yang beragam menjadi satu: budaya MTV.
Belum lagi menurut suatu penelitian, media cetak menempati urutan tertinggi yang memberikan pengaruh seksualitas buat remaja. Bacaan-bacaan yang nggak senonoh, majalah-majalah yang mengkultuskan idola en gaya hidup yang ditawarkan udah banyak merubah kehidupan anak muda di seluruh dunia.
Orangtua
Biar banyak teori di dunia ini yang berubah, tapi tetap aja pendapat bahwa didikan orang tua dan apa yang dilakukan orangtua pada anak akan memberikan pengaruh besar, akan tetap berlaku. Buah jatuhnya tak akan jauh dari pohonnya, anak akan meniru apa yang dilakukan ortunya. Jadi jangan anggap enteng didikan ortu.
Kepribadian
Gaya hidup seseorang juga dipengaruhi oleh kepribadian orang tersebut. Tiap kepribadian punya segi positif dan negatifnya, so.. kita tinggal kenali diri kita baik-baik, kembangkan yang positifnya dan berusaha merubah yang negatifnya, tentunya dengan kekuatan dari Tuhan.
Teman & Lingkungan Pergaulan
Teman dan pergaulan akan punya pengaruh besar dalam kehidupan kita, ada orang bilang sahabat kita itu seperti elevator, dia yang akan bawa kita naik atau turun.
Lantas, setiap anak Tuhan jadi eksklusif dong? Bukan gituu, temenan ama mereka sih ok-ok aja, tapi jangan sampai terseret, jangan sampai mereka benar-benar jadi sahabat yang mempengaruhi kita, karena justru kita yang harusnya memberi pengaruh dan menyeret mereka. Karena itu, seret..!! Eh, salah, be light..!!
(disadur dari majalah GFresh!)