IMAN
Ibrani 11
Saya bukan ahlli kimia, atau kuliah di farmasi, makanya saya nggak tau apa-apa tentang efek samping obat-obat tertentu pada tubuh saya. Waktu saya sakit dan berobat ke dokter, saya dinasihati untuk minum obat tertentu, saya bergantung sepenuhnya pada kebijaksanaan dokter yang memberikan obat tersebut. Saya harus mempercayainya dengan minum obat itu sesuai takaran yang dianjurkan saya pasti sembuh. Tapi kalau saya sudan terlatih dalam bidang obat-obatan, dan dapat meyakinkan diri sendiri tentang kemurnian setiap bahan dalam resep itu, maka saya tidak membutuhkan iman lagi, karena kemudian saya dapat mengetahui dan melihat . Gitu juga Iman, iman adalah semata-mata mempercayai Allah dan Dia bertindak sesuai kepercayaan kita terhadap-Nya, dengan menerima berkat berkat-Nya secara pribadi. Iman bukanlah perasaan misterius yang kita temukan dalam dii kita, tapi akibat alami karena pengenalan akan Kristus, baik melalui Kitab Suci maupun dalam kehidupan kita
-mg-
Showing posts with label iman. Show all posts
Showing posts with label iman. Show all posts
Thursday, February 23, 2012
Wednesday, February 22, 2012
IMAN PESAWAT
IMAN PESAWAT
Kejadian 5:21-24
Waktu saya naik pesawat mau ke Medan, saya ngamatin cara pesawat mau take off. Awalnya tu pesawat kecepatannya rendah dan posisi masih di darat, lalu pesawat muter siap siap kecepatan mulai naik terus terus lama lama cepet cepet dan cepet banget sampe wussszzzz tu pesawat dengan mulus mulai naik, roda pesawat dilipat ke dalam and nggak napak lagi di bumi, makin lama makin naik makin naik, sampe pada ketinggian tertentu. Wuihhh saya bisa melihat pemandangan yang indah dari atas. Semuanya tampak kecil kalo kita melihat dari atas. Waktu saya baca kisah hidup Henoch, perjalanan iman Henoch seperti pesawat, umur 65 tahun dia mulai mengenal Allah, sejak saat itu dia berjalan, bersahabat dan bergaul sangat karib dengan Allah selama 300 tahun, dan setelah 365 tahun whuzzzzzz tiba-tiba yang namanya Henoch nggak ada lagi di bumi, dia diangkat Tuhan ke surga, kalo kita gambarkan grafik perjalanan rohani Henoch, makin lama makin naik makin lama makin naik sampe ke suatu titik dia shutttzzz Tuhan mengangkatnya, Kiranya perjalanan iman kita juga kaya Henoch, seperti kapal terbang dan bukan naik turun seperti kapal selam, kalo ada KKR, shetttt naik and berapi api, lalu lama kelamanaan tenggelem lagi, lalu ada retreat naik tajam lagi, tapi tunggu kira-kira sebulanan tenggelem lagi, naiknya 1 meter turunnya 10 meter. Memang kita menyadari kelemahan kita, kadang nggak selamanya iman kita menyala-nyala, tapi jangan berlama-lama dengan keadaan yang suam, alias keadaan stag, tapi berusaha terus untuk naik naik dan naik, supaya kita juga diangkat Tuhan
-mg-
Kejadian 5:21-24
Waktu saya naik pesawat mau ke Medan, saya ngamatin cara pesawat mau take off. Awalnya tu pesawat kecepatannya rendah dan posisi masih di darat, lalu pesawat muter siap siap kecepatan mulai naik terus terus lama lama cepet cepet dan cepet banget sampe wussszzzz tu pesawat dengan mulus mulai naik, roda pesawat dilipat ke dalam and nggak napak lagi di bumi, makin lama makin naik makin naik, sampe pada ketinggian tertentu. Wuihhh saya bisa melihat pemandangan yang indah dari atas. Semuanya tampak kecil kalo kita melihat dari atas. Waktu saya baca kisah hidup Henoch, perjalanan iman Henoch seperti pesawat, umur 65 tahun dia mulai mengenal Allah, sejak saat itu dia berjalan, bersahabat dan bergaul sangat karib dengan Allah selama 300 tahun, dan setelah 365 tahun whuzzzzzz tiba-tiba yang namanya Henoch nggak ada lagi di bumi, dia diangkat Tuhan ke surga, kalo kita gambarkan grafik perjalanan rohani Henoch, makin lama makin naik makin lama makin naik sampe ke suatu titik dia shutttzzz Tuhan mengangkatnya, Kiranya perjalanan iman kita juga kaya Henoch, seperti kapal terbang dan bukan naik turun seperti kapal selam, kalo ada KKR, shetttt naik and berapi api, lalu lama kelamanaan tenggelem lagi, lalu ada retreat naik tajam lagi, tapi tunggu kira-kira sebulanan tenggelem lagi, naiknya 1 meter turunnya 10 meter. Memang kita menyadari kelemahan kita, kadang nggak selamanya iman kita menyala-nyala, tapi jangan berlama-lama dengan keadaan yang suam, alias keadaan stag, tapi berusaha terus untuk naik naik dan naik, supaya kita juga diangkat Tuhan
-mg-
Sunday, July 11, 2010
UJIAN GENERASI
INI WAKTU UNTUK GENERASIMU
Tuhan lagi bener-bener merindukan keluarnya anak-anak muda yang mau hidup untuk Dia. Anak-anak muda yang matanya tertuju hanya kepada Tuhan, nggak peduli dalam profesi apa pun Tuhan menempatkannya. Dan GF! udah lihat ada suatu gelombang yang baru yang lagi mulai melanda generasi kita, akibatnya mulai muncul anak-anak muda yang hidupnya, pelayanannya, kasihnya berbeda dibanding dengan anak muda kebanyakan. Kamu nggak mau ketinggalan? Perhatiin deh cara Tuhan mulai memunculkan orang-orang pilihannya ini:
GF! perhatiin hari-hari ini Tuhan lagi banyak melawat anak muda. Ada suatu kegerakan yang bersifat Apostolik dan Profetik yang sangat kuat yang sedang dibangkitkan di tengah generasi kita ini. Apa itu? Singaktnya, pelayanan yang bersifat profetik adalah pengurapan untuk melihat dan mendengar tuntunan Tuhan secara kuat untuk hari-hari ini. Sementara pelayanan yang bersifat Apostolik adalah pengurapan untuk membangun Tubuh Kristus, pengurapan untuk melakukan apa yang menjadi tuntunan Tuhan.
Di dalam pergerakan Allah dalam membangkitkan generasi ini, Tuhan melawat generasi kita dengan kemuliaanNya dan nggak jarang Tuhan bekerja dengan disertai manifestasi. Kalau kemuliaan Tuhan turun ada beberapa manifestasi yang Alkitabiah yang hari-hari ini banyak terjadi:
Ada 3 respon: tidak mau masuk dalam lawatan Tuhan, masuk tapi acuh-tak acuh, atau menghargai lawatan Tuhan dan mau terus maju di dalamnya. Pengurapan yang sedang Tuhan curahkan atas generasi ini sangat kuat, begitu banyak anak muda hari-hari ini menangkap pesan Tuhan yang sangat tajam untuk Gereja Tuhan. Juga banyak anak muda yang dibangkitkan dengan disertai dengan kuasa Allah yang begitu luar biasa untuk membangun Tubuh Kristus. Hal ini luar biasa, tapi kalau nggak berjaga-jaga, bisa malah membuat kita hancur sebelum ‘berkembang’.
Gimana caranya supaya kita bisa menjaga supaya apa yang kita peroleh dari Tuhan ini bisa berkembang sesuai dengan kehendakNya dan waktuNya?
Pada waktu gerakan Allah mulai bekerja di antara kita, kita harus hati-hati. Karena pasti akan mulai terjadi perselisihan, kesalahpahaman yang muncul karena faktor manusia. Di sinilah kita akan diproses Tuhan lebih lagi, jangan sampai kita mental dalam proses ini tapi jadilah pemenang.
5 ujian yang pasti akan dialami oleh seseorang yang Tuhan mau pakai:
So, kalo udah sampe GF!ers lulus dalam tiap ujian, wah-wah-wah… jadi pemenang dong! (and)
Tuhan lagi bener-bener merindukan keluarnya anak-anak muda yang mau hidup untuk Dia. Anak-anak muda yang matanya tertuju hanya kepada Tuhan, nggak peduli dalam profesi apa pun Tuhan menempatkannya. Dan GF! udah lihat ada suatu gelombang yang baru yang lagi mulai melanda generasi kita, akibatnya mulai muncul anak-anak muda yang hidupnya, pelayanannya, kasihnya berbeda dibanding dengan anak muda kebanyakan. Kamu nggak mau ketinggalan? Perhatiin deh cara Tuhan mulai memunculkan orang-orang pilihannya ini:
GF! perhatiin hari-hari ini Tuhan lagi banyak melawat anak muda. Ada suatu kegerakan yang bersifat Apostolik dan Profetik yang sangat kuat yang sedang dibangkitkan di tengah generasi kita ini. Apa itu? Singaktnya, pelayanan yang bersifat profetik adalah pengurapan untuk melihat dan mendengar tuntunan Tuhan secara kuat untuk hari-hari ini. Sementara pelayanan yang bersifat Apostolik adalah pengurapan untuk membangun Tubuh Kristus, pengurapan untuk melakukan apa yang menjadi tuntunan Tuhan.
Di dalam pergerakan Allah dalam membangkitkan generasi ini, Tuhan melawat generasi kita dengan kemuliaanNya dan nggak jarang Tuhan bekerja dengan disertai manifestasi. Kalau kemuliaan Tuhan turun ada beberapa manifestasi yang Alkitabiah yang hari-hari ini banyak terjadi:
- Sukacita/bahagia yang melimpah (MAT 17:1-13)
- Rebah di dalam Roh (2TAW 7:1-7)
- Gemetar
- Kerelaan untuk menderita bersama Yesus
Ada 3 respon: tidak mau masuk dalam lawatan Tuhan, masuk tapi acuh-tak acuh, atau menghargai lawatan Tuhan dan mau terus maju di dalamnya. Pengurapan yang sedang Tuhan curahkan atas generasi ini sangat kuat, begitu banyak anak muda hari-hari ini menangkap pesan Tuhan yang sangat tajam untuk Gereja Tuhan. Juga banyak anak muda yang dibangkitkan dengan disertai dengan kuasa Allah yang begitu luar biasa untuk membangun Tubuh Kristus. Hal ini luar biasa, tapi kalau nggak berjaga-jaga, bisa malah membuat kita hancur sebelum ‘berkembang’.
Gimana caranya supaya kita bisa menjaga supaya apa yang kita peroleh dari Tuhan ini bisa berkembang sesuai dengan kehendakNya dan waktuNya?
- menyangkal diri dari rasa hebat, sombong, merasa lebih dipakai Tuhan dari yang lain, merasa lebih pintar, dsb.
- memikul salib, karena itulah orang pilihan Tuhan juga akan disertai dengan kerelaan untuk menderita bersama Yesus. Karena unutk bisa menjadi pelayan bagi orang lain kita harus mengalami penderitaan, supaya kita bisa belajar apa arti yang sebenarnya dari rendah hati! Bukannya jadi pelayan Tuhan yang sok-sokan, tapi supaya kita punya karakter yang kuat. Orang yang nggak mau masuk dalam pelayanan penderitaan bersama Tuhan Yesus tidak akan memiliki karakter yang kuat. Karunia bisa saja tetap bekerja, tapi karakternya akan lemah sekali, mudah kecewa, sakit hati, kompromi dengan dosa, yang akhirnya akan membuat dia menghilang dari pelayanan.
- Mengikut Tuhan. Artinya: kemanapun, apapun yang Tuhan suruh kita mau melakukannya. Kita hidup di dalam tuintunan Tuhan.
Pada waktu gerakan Allah mulai bekerja di antara kita, kita harus hati-hati. Karena pasti akan mulai terjadi perselisihan, kesalahpahaman yang muncul karena faktor manusia. Di sinilah kita akan diproses Tuhan lebih lagi, jangan sampai kita mental dalam proses ini tapi jadilah pemenang.
5 ujian yang pasti akan dialami oleh seseorang yang Tuhan mau pakai:
- ‘ujian ‘SD’: disakiti oleh orang tidak seiman
- ujian ‘SMP”: disakiti oleh saudara seiman
- ujian ‘SMA’: disakiti oleh sesama pelayan Tuhan
- ujian ‘perguruan tinggi’: disakiti oleh pemimpin rohani kita
- ujian ‘pascasarjana’: kecewa kepada Tuhan sendiri, contohnya seperti Petrus yang ditegur dengan keras oleh Tuhan Yesus.
So, kalo udah sampe GF!ers lulus dalam tiap ujian, wah-wah-wah… jadi pemenang dong! (and)
Saturday, July 3, 2010
Through the Storm
Hey hey hey… what’s up teens,
Masi semangat jadi “Godly teens”?? ato lagi melempem..?? hehe.
Ok, apa aja yang lagi lu alemin, I have a message dari our BIG man up there, Papa kesayangan kita, the King of kings, Sahabat kita. So listen up, and catch the fire..
By Christian Alexander Leo
Hari-hari ini kalo lu gaul en ngikutin berita alias perkembangan jaman, lu pastinya sering denger soal banyak bencana alam terjadi, especially badai-badai, right? Coba sebutin aja.. ada badai Katrina, Tsunami, dsb. Pastinya ngeri banget kalo kita ngalemin badai, orang-orang akan berusaha sembunyi, lari, pegangan di atas pohon, dll. Waktu itu gw pernah denger cerita gimana sebuah keluarga Kristen selamat setelah mereka diterjang badai Tsunami, walaupun mereka terpisah-pisah, ada yang di atas pohon, atap, lampu jalan, dll. Waaw… Tuhan baek banget masih ijinin mereka hidup ya..
Tapi tau nggak GF!ers, kita mungkin sering liat badai di tipi, denger di radio, ato baca di koran mungkin.. tapi sebenernya ada banyak badai2 yang kita tidak sadari terjadi dalam hidup kita. And masalahnya kita nggak bisa lari dari badai-badai ini, badai apa tuch?
Itulah yang orang-orang sebut “Badai Kehidupan” ato di kamus disebut ‘ma-sa-lah’, hehe. Pernah denger? Hehe, jangankan pernah denger gw jamin kita seriing banget punya masalah. Bahkan kalo kita bangun pagi aja udah langsung dapet masalah, mo makan apa mandi dulu yaa? Hehe. Kalo makan mo makan nasi apa roti? Mo pake baju pake yaa hari ini? Terus ada lagi masalah di sekolah, nilai jeblok, temen nyebelin, guru killer, dsb dll dst dkk. Lama-lama bisa frustasi. Tapi ternyata ada sesuatu dibalik semua Badai yang kita hadapi, gw yakin badai apapun yang kita lagi alemin, Tuhan pengen jelasin kenapa lu harus ngalemin semua ini.
Ok First, lets make this clear ok..
Kalo kita pikir Tuhan jahat karena ada masalah dalem idup kita, wow.. salah besar! Karena yang pertama “Allah turut bekerja dalam hal2 yang mendatangkan kebaikan” (Roma 8:28). Itu artinya semua untuk kebaikan kita. Kalo bukan untuk kebaikan, artinya masalah itu datangnya dari si iblis atau dari diri kita sendiri!
Emang iblis itu sumber segala kejahatan.. tapi tau gak kalo Iblis itu ga bisa ngacauin hidup kita tanpa seijin kita sendiri! Dia Cuma bisa ngegoda, nawar2in, manfaatin lu, tapi cuman sampai situ doang. Dia nggak punya hak bikin macem-macem dalam hidup lu.
Keliatannya masalah itu nggak ada baik-baiknya. Tapi, itu dari sisi pandang manusia, coba liat apa yang sebenernya Tuhan lagi lakukan. Karena nggak ada satupun hal yang Tuhan ijinin kita alemin dalem hidup yang nggak ada maknanya. Itu pelajaran yang kehidupan ini ajarin ke kita. Contohnya waktu kita TK belajar bedain warna, nulis, ngomong, dll – trus SD – SMP belajar ngitung, bersosialisasi, dll. – SMA belajar berorganisasi, nyelesain masalah2, gimana berpikir lebih realistik. Semua itu mungkin waktu kita pelajarin, kelihatan ga berguna, susah, males, dll. Tapi kenyataannya dalam dunia kehidupan itu semua skill yang kita pelajarin itu berguna dan terpakai secara langsung ataupun nggak langsung. Sama juga sama masalah-masalah ini. Ada peribahasa bilang “di balik badai pasti ada air yang tenang”, so sekarang we are going to find out macem-macem badai, supaya kita ngerti, lagi ngalemin badai yang mana yaa?
1# Storm of Faith
Badai model ini Tuhan ijinin kita alemin, dengan tujuan kita ngalemin pengalaman iman sama Tuhan, ato Tuhan pengen nunjukin penyertaanNya sama kita. Badai yang ini biasanya menghasilkan suatu hal-hal yang mustahil terjadi dalem hidup, seperti mujizat. Kita ngeliat gimana tangan Tuhan menuntun dan menyertai. Murid-murid Yesus pernah ngalemin badai ini, waktu mereka pengan nyebrang sungai, tiba-tiba kapal mereka dihantam “badai” (kali ini bener2 badai^^ hehe), mereka sangat ketakutan saat itu karena mereka udah di ambang kematian, lalu mereka inget sama Tuhan Yesus yang sebenarnya ada sama-sama mereka di kapal itu.. Dia sedang tertidur. Aneh nggak sih? Masa Tuhan Yesus nggak berasa kapalnya di ombang-ambing badai yang begitu dashyat? Kenapa Tuhan nggak langsung nolongin mereka? Hehe, nah Tuhan Yesus bukannya egois ato nggak mo jam tidurnya diganggu. Sebenarnya Dia uda tau kalo akan terjadi badai (masuk akal ga se??? iyaa lahh yaa… Dia kan Tuhan… Maha tau…) tapi Tuhan Yesus pengen liat respon iman mereka. Ternyata murid-murid saat itu saking takutnya melihat badai itu mereka lupa kalo sebenernya Tuhan Yesus ada di dalam kapal itu bersama-sama mereka. Iman mereka langsung ciuut. Nah.. kita juga sering kayak murid-murid itu kan? Waktu kita ngeliat badai/masalah kita yang kelihantan begitu dashyat dan besar, mata kita jadi ketutupan buat ngeliat Tuhan Kita yang sebenernya jauuuuuuh lebih besar dari masalah kita.
Kapal itu ngomongin soal kehidupan kita.. waktu kita dihantam badai don’t forget that Jesus is in ur boat… Tuhan nggak akan biarin kapal kehidupan kita karam, sebesar apapun masalah yang kita hadepin. Mungkin bagi manusia itu sesuatu yang musahil, tapi bagi Tuhan ga ada yang mustahil.. So Keep in Faith teens..
2# Storm of Repentance
Badai pertobatan. Badai ini Tuhan ijinin kita alemin karena Dia mau kita bertobat, karena mungkin kita nggak berjalan dalem RencanaNya. Dia terlalu mengasihi kita, Dia ga mau hidup kita ancur. Kayak Yunus, karena dia nggak taat sama Tuhan waktu disuruh ke Niniwe dia malah kabur liburan ke Tarsis. Tentu aja Tuhan nggak biarin Yunus keluar dari rencana Tuhan, Tuhan kirim badai untuk menghantam kapal yang Yunus naiki. Sampai akhirnya ketahuan oleh semua orang-orang dalem kapal bahwa badai ini sebenernya terjadi karena Yunus nggak taat sama Tuhan. Akhirnya Yunus dibuang ke Laut. Kalo dipikir-pikir malu juga ya kalo kelemahan, dosa atau masalah kita ketahuan sama orang laen, pastinya Yunus malu. Kok Tuhan gitu sih? Nggak jaga privacy orang.. hehe. Tujuan Tuhan tegur kita pake badai-badai kayak gini supaya kita gak kabur lagi dari rencana Tuhan, dan kita bisa bertobat. So kalo kamu kamu gak pengen ngalemin badai yang memalukan ini, mending lu membuka diri dulu sama Tuhan dan orang lain, supaya lu ga keliatan kayak copet ketangkep basah nanti… hehe.
Jangan ketakutan dulu, inget semua ini akan mendatangkan kebaikan dalam hidup lu, dan Tuhan sendiri bakal menyertai dan kasih kekuatan. Buktinya walaupun si Yunus dilempar ke laut, Tuhan pelihara dia dalam perut ikan besar, sampe dia bertobat en mau pergi beritain injil di Niniwe. So proses ini akan berlangsung terus, sampe lu memilih suatu keputusan. So now Teens Face The Storms… karena gak ada yang lebih besar dari Tuhan kita. And kalo Dia dipihak kita, siapakah lawan kita? Tidaak ada!! (CL)
Masi semangat jadi “Godly teens”?? ato lagi melempem..?? hehe.
Ok, apa aja yang lagi lu alemin, I have a message dari our BIG man up there, Papa kesayangan kita, the King of kings, Sahabat kita. So listen up, and catch the fire..
By Christian Alexander Leo
Hari-hari ini kalo lu gaul en ngikutin berita alias perkembangan jaman, lu pastinya sering denger soal banyak bencana alam terjadi, especially badai-badai, right? Coba sebutin aja.. ada badai Katrina, Tsunami, dsb. Pastinya ngeri banget kalo kita ngalemin badai, orang-orang akan berusaha sembunyi, lari, pegangan di atas pohon, dll. Waktu itu gw pernah denger cerita gimana sebuah keluarga Kristen selamat setelah mereka diterjang badai Tsunami, walaupun mereka terpisah-pisah, ada yang di atas pohon, atap, lampu jalan, dll. Waaw… Tuhan baek banget masih ijinin mereka hidup ya..
Tapi tau nggak GF!ers, kita mungkin sering liat badai di tipi, denger di radio, ato baca di koran mungkin.. tapi sebenernya ada banyak badai2 yang kita tidak sadari terjadi dalam hidup kita. And masalahnya kita nggak bisa lari dari badai-badai ini, badai apa tuch?
Itulah yang orang-orang sebut “Badai Kehidupan” ato di kamus disebut ‘ma-sa-lah’, hehe. Pernah denger? Hehe, jangankan pernah denger gw jamin kita seriing banget punya masalah. Bahkan kalo kita bangun pagi aja udah langsung dapet masalah, mo makan apa mandi dulu yaa? Hehe. Kalo makan mo makan nasi apa roti? Mo pake baju pake yaa hari ini? Terus ada lagi masalah di sekolah, nilai jeblok, temen nyebelin, guru killer, dsb dll dst dkk. Lama-lama bisa frustasi. Tapi ternyata ada sesuatu dibalik semua Badai yang kita hadapi, gw yakin badai apapun yang kita lagi alemin, Tuhan pengen jelasin kenapa lu harus ngalemin semua ini.
Ok First, lets make this clear ok..
Kalo kita pikir Tuhan jahat karena ada masalah dalem idup kita, wow.. salah besar! Karena yang pertama “Allah turut bekerja dalam hal2 yang mendatangkan kebaikan” (Roma 8:28). Itu artinya semua untuk kebaikan kita. Kalo bukan untuk kebaikan, artinya masalah itu datangnya dari si iblis atau dari diri kita sendiri!
Emang iblis itu sumber segala kejahatan.. tapi tau gak kalo Iblis itu ga bisa ngacauin hidup kita tanpa seijin kita sendiri! Dia Cuma bisa ngegoda, nawar2in, manfaatin lu, tapi cuman sampai situ doang. Dia nggak punya hak bikin macem-macem dalam hidup lu.
Keliatannya masalah itu nggak ada baik-baiknya. Tapi, itu dari sisi pandang manusia, coba liat apa yang sebenernya Tuhan lagi lakukan. Karena nggak ada satupun hal yang Tuhan ijinin kita alemin dalem hidup yang nggak ada maknanya. Itu pelajaran yang kehidupan ini ajarin ke kita. Contohnya waktu kita TK belajar bedain warna, nulis, ngomong, dll – trus SD – SMP belajar ngitung, bersosialisasi, dll. – SMA belajar berorganisasi, nyelesain masalah2, gimana berpikir lebih realistik. Semua itu mungkin waktu kita pelajarin, kelihatan ga berguna, susah, males, dll. Tapi kenyataannya dalam dunia kehidupan itu semua skill yang kita pelajarin itu berguna dan terpakai secara langsung ataupun nggak langsung. Sama juga sama masalah-masalah ini. Ada peribahasa bilang “di balik badai pasti ada air yang tenang”, so sekarang we are going to find out macem-macem badai, supaya kita ngerti, lagi ngalemin badai yang mana yaa?
1# Storm of Faith
Badai model ini Tuhan ijinin kita alemin, dengan tujuan kita ngalemin pengalaman iman sama Tuhan, ato Tuhan pengen nunjukin penyertaanNya sama kita. Badai yang ini biasanya menghasilkan suatu hal-hal yang mustahil terjadi dalem hidup, seperti mujizat. Kita ngeliat gimana tangan Tuhan menuntun dan menyertai. Murid-murid Yesus pernah ngalemin badai ini, waktu mereka pengan nyebrang sungai, tiba-tiba kapal mereka dihantam “badai” (kali ini bener2 badai^^ hehe), mereka sangat ketakutan saat itu karena mereka udah di ambang kematian, lalu mereka inget sama Tuhan Yesus yang sebenarnya ada sama-sama mereka di kapal itu.. Dia sedang tertidur. Aneh nggak sih? Masa Tuhan Yesus nggak berasa kapalnya di ombang-ambing badai yang begitu dashyat? Kenapa Tuhan nggak langsung nolongin mereka? Hehe, nah Tuhan Yesus bukannya egois ato nggak mo jam tidurnya diganggu. Sebenarnya Dia uda tau kalo akan terjadi badai (masuk akal ga se??? iyaa lahh yaa… Dia kan Tuhan… Maha tau…) tapi Tuhan Yesus pengen liat respon iman mereka. Ternyata murid-murid saat itu saking takutnya melihat badai itu mereka lupa kalo sebenernya Tuhan Yesus ada di dalam kapal itu bersama-sama mereka. Iman mereka langsung ciuut. Nah.. kita juga sering kayak murid-murid itu kan? Waktu kita ngeliat badai/masalah kita yang kelihantan begitu dashyat dan besar, mata kita jadi ketutupan buat ngeliat Tuhan Kita yang sebenernya jauuuuuuh lebih besar dari masalah kita.
Kapal itu ngomongin soal kehidupan kita.. waktu kita dihantam badai don’t forget that Jesus is in ur boat… Tuhan nggak akan biarin kapal kehidupan kita karam, sebesar apapun masalah yang kita hadepin. Mungkin bagi manusia itu sesuatu yang musahil, tapi bagi Tuhan ga ada yang mustahil.. So Keep in Faith teens..
2# Storm of Repentance
Badai pertobatan. Badai ini Tuhan ijinin kita alemin karena Dia mau kita bertobat, karena mungkin kita nggak berjalan dalem RencanaNya. Dia terlalu mengasihi kita, Dia ga mau hidup kita ancur. Kayak Yunus, karena dia nggak taat sama Tuhan waktu disuruh ke Niniwe dia malah kabur liburan ke Tarsis. Tentu aja Tuhan nggak biarin Yunus keluar dari rencana Tuhan, Tuhan kirim badai untuk menghantam kapal yang Yunus naiki. Sampai akhirnya ketahuan oleh semua orang-orang dalem kapal bahwa badai ini sebenernya terjadi karena Yunus nggak taat sama Tuhan. Akhirnya Yunus dibuang ke Laut. Kalo dipikir-pikir malu juga ya kalo kelemahan, dosa atau masalah kita ketahuan sama orang laen, pastinya Yunus malu. Kok Tuhan gitu sih? Nggak jaga privacy orang.. hehe. Tujuan Tuhan tegur kita pake badai-badai kayak gini supaya kita gak kabur lagi dari rencana Tuhan, dan kita bisa bertobat. So kalo kamu kamu gak pengen ngalemin badai yang memalukan ini, mending lu membuka diri dulu sama Tuhan dan orang lain, supaya lu ga keliatan kayak copet ketangkep basah nanti… hehe.
Jangan ketakutan dulu, inget semua ini akan mendatangkan kebaikan dalam hidup lu, dan Tuhan sendiri bakal menyertai dan kasih kekuatan. Buktinya walaupun si Yunus dilempar ke laut, Tuhan pelihara dia dalam perut ikan besar, sampe dia bertobat en mau pergi beritain injil di Niniwe. So proses ini akan berlangsung terus, sampe lu memilih suatu keputusan. So now Teens Face The Storms… karena gak ada yang lebih besar dari Tuhan kita. And kalo Dia dipihak kita, siapakah lawan kita? Tidaak ada!! (CL)
Labels:
ARTIKEL,
Christian Alexander Leo,
iman
Subscribe to:
Posts (Atom)