Showing posts with label daftar. Show all posts
Showing posts with label daftar. Show all posts

Friday, January 20, 2012

20 Hal Menarik Soal Kebohongan


20 Hal Menarik Soal Kebohongan

1. Kebohongan, menurut Alkitab, adalah dosa yang paling tua, soalnya dilakuin pertama kali ama Adam dan Hawa (setelah mereka tahu apa itu dosa, tentunya) pada Tuhan.

2. Ironisnya, kebohongan jugalah yang bikin kejatuhan mereka. Tentu saja ini nggak lain karena tipuan si Iblis pada Adam dan Hawa, yaitu kalo mereka makan buah pohon pengetahuan, mereka bakal jadi Tuhan.

3. Bohong bukan cuman milik anak-anak dan orang dewasa. Para peneliti dari departemen psikologi University of Portsmouth menemukan kalo bayi yang baru 6 bulan saja sdah bisa ‘berbohong.’ Kabarnya, bayi-bayi di usia itu udah bisa pura-pura menangis atau pura-pura tertawa buat mendapatkan perhatian mamanya.

4. Kalo bayi aja bisa, binatang juga bisa. Dua contoh paling gampang adalah kupu-kupu yang pola sayapnya menyerupai sepasang mata yang sangat besar, buat nakut-nakutin pemangsanya, dan buaya, yang sering berakting seperti sebatang kayu di sungai, sampai seekor kuda mendekati sungai itu buat minum, dan ... SNAP! Udah banyak diamati perilaku saling menipu dalam dunia fauna. Kemampuan buat ‘berbohong’ ini dipercaya meningkatkan kemampuan mereka buat bertahan hidup dari generasi ke generasi (keunggulan evolusioner).

5. Otak kamu juga bisa berbohong dengan sendirinya. Nggak percaya? Coba ingat-ingat lagi kejadian paling heboh yang pernah terjadi dalam hidupmu. Bisa nggak kamu mengingat semuanya? Nah, otak kita mengisi lubang-lubang informasi yang udah kabur itu dengan menciptakan kebohongan-kebohongan yang bikin kita nyaman karena berhasil ‘mengingatnya’.

6. Itulah sebabnya, kalo kamu sampai ketemu ama pembohong kompulsif, alias orang yang nggak bisa berhenti berbohong, jangan aneh atau memojokkan dirinya ya! Kelainan seperti itu emang ada, dan para psikolog biasanya menyebut orangnya sebagai mythomania.

7. Saking terbiasanya mereka berbohong, para mythomania kemungkinan besar akan lolos dari deteksi mesin poligraf. Mesin poligraf ini, meskipun katanya bisa mendeteksi kebohongan dengan melihat kondisi-kondisi fisik kayak denyut nadi, tekanan darah, dan konduktivitas kulit yang berubah waktu seseorang berbohong, pada kenyataannya nggak begitu tuh.

8. Bukan berarti mereka yang berbohong bisa lepas gitu saja karena mesin poligrafnya yang payah. Justru sebaliknya: mesin poligraf ini lebih berpotensi menganggap orang-orang yang sebenarnya jujur sebagai pembohong. Padahal, mereka sebenarnya cuman gugup karena sedang diinterogasi. Tentu saja ini lebih gawat kan... coba bayangin kalo kamu mengaku nggak bersalah, tapi ternyata uji poligraf tiba-tiba bilang kalo kamu bersalah!

9. Karena mesin poligraf masih payah, agen-agen tingkat tinggi di pemerintahan, kayak CIA dan KGB berupaya ngembangin sebuah obat yang bakalan bikin mereka yang meminumya nggak bisa berkelit dari mengatakan kebenaran. Dinamai “serum kebenaran”, fungsi obatnya mirip ama veritaserum dalam kisah Harry Potter atau truth serum yang mungkin pernah kamu tonton di Kill Bill 2. Tapi berdasarkan banyak penelitian, hasilnya justru lebih kacau daripada poligraf.

10. Jadi, keduanya gagal. Kebohongan memang sulit dideteksi. Tapi, ada beberapa orang yang mengklaim bisa merasakan kalo kamu berbohong pada mereka. Katanya, mereka melihatnya dari mata, gestur tubuh, air muka waktu kita mengatakan kebohongan, dan lain-lain. Kalo mau coba, baca lebih lanjut di www.blifaloo.com/info/lies.php, tapi situs itu sendiri bilang, secara statistik teknik ini nggak dijamin pasti berhasil.

11. Sepanjang sejarah, masyarakat udah mencoba banyak cara buat mendeteksi kebohongan. Di Afrika, sekelompok tersangka diminta mengoper sebutir telur sambil mereka diinterogasi. Kalo telur itu pecah di tangan seseorang, orang itu dianggap bersalah, karena mereka percaya, orang yang bersalah itu gugup dan akan memegang telurnya dengan nggak hati-hati. Di Cina, tersangka yang sedang diadili harus menyimpan nasi di dalam mulutnya waktu tuduhannya sedang dibacakan. Setelah pembacaan selesai, tersangka diminta memuntahkan nasinya, dan jika nasinya kering, konon ia akan dianggap bersalah.

12. Namun yang paling terkenal, dan mungkin paling banyak memakan korban, adalah teknik iudicium aquae frigidae—penghakiman oleh air dingin. Metode ini digagas di tahun 800-an oleh uskup agung Rheims, Hincmar, dan banyak dipake di banyak gereja selama berabad-abad kemudian. Konon, air yang bersih dan suci nggak bakalan mau menerima pembohong, jadi mereka yang berbohong akan terapung waktu diceburin dengan tangan dan kaki terikat, sementara yang jujur akan tenggelam (dan tentunya akan segera diselamatkan). Absurd banget, ya?

13. Latar belakang yang bikin gereja Abad Pertengahan begitu yakin dengan apa yang mereka lakukan adalah paham kalo Allah bakal nyelamatin orang yang nggak bersalah dari penghukuman yang nggak sepantasnya. Telusuri lebih jauh lagi, kamu bakal nemuin sebuah cerita yang mirip di Perjanjian Lama. Ingat? Ya, cerita soal Daniel di gua singa, dan Sadrakh, Mesakh, Abednego di dalam tungku api Raja Darius (baca Daniel 3).

14. Jadi, emang, peradaban manusia sampai saat ini masih belum bisa mendapatkan alat yang lebih hebat dari... hidungnya Pinokio. Sampai saat ini yah hidung itulah detektor yang paling oke, soalnya hidung itu bakalan selalu memanjang kapanpun ia mengatakan kebohongan. Sayangnya, itu fiksiiiii...

15. Bagi sebagian besar orang, termasuk mungkin kamu dan saya, berbohong udah jadi kegiatan sehari-hari. Misalnya suatu hari kamu ketemu seorang kenalan, dan ia bertanya, “Apa kabar?” Coba hitung, seberapa sering kamu benar-benar merasakan yang sesungguhnya waktu kamu menjawabnya dengan, “Baik-baik” atau “Luar biasa!”?

16. Ada orang-orang yang menganggap, tentu saja kebohongan semacam itu (termasuk perkataan rutin harian seorang suami pada istrinya, “Kamu cantik hari ini.”) tidaklah berbahaya dan nggak bisa dikategorikan sebagai suatu pelanggaran. Tapi batasannya apa? Sepanjang sejarah, udah banyak orang yang mencoba mendefinisikan kategori-kategori untuk kebohongan, mulai dari para bapak gereja, Agustinus dari Hippo dan Thomas Aquinas, filsuf moral Immanuel Kant, sampe bapak psikologi Sigmund Freud, pernah melakukannya.

17. St. Agustinus, misalnya, mengategorikan kebohongan jadi delapan tingkat, dari yang paling parah dan hukumannya maut (bersaksi dusta tentang Tuhan dan agama), sampai kebohongan yang nggak menyakiti siapapun dan justru berupaya melindungi keselamatan fisik seseorang (ini yang sering kita sebut “bohong putih”). Tentu saja Agustinus berkata, semua kebohongan itu dosa dan kita harus berhenti melakukannya.

18. Tapi dalam perang, kebohongan itu mutlak. Seringkali itu bisa jadi senjata yang paling ampuh (dalam kontra-spionase, misalnya), sekaligus perisai yang paling kuat (buat melindungi teman-teman prajurit yang lain kalo salah satu tertangkap). Itu sebabnya, dalam Islam, berbohong dalam perang termasuk tiga kebohongan yang nggak dianggap dosa. Seperti kata pepatah lama, “All’s fair in love and war” (nggak ada yang nggak sah dalam cinta dan peperangan).

19. Trus, gimana dengan berfantasi, atau menghibur diri sendiri? Bisa nggak dikategorikan sebagai berbohong? Misalnya, kamu menghibur diri sendiri dengan bilang kalo semuanya akan baik-baik aja waktu kamu lagi menghadapi masalah besar. Banyak kasus menghibur sendiri kalo dipikirin lebih dalam sebetulnya pada kenyataannya nggak mungkin (atau sangat sulit) terjadi, kan? Ah, tapi seenggaknya, menghibur diri sendiri banyak manfaatnya, kan? Gitu juga kalo kita bersikap optimis dalam hidup. Kata sebagian orang, kita mungkin sedang berbohong, tapi nggak apalah.

20. Terakhir, sebuah paradoks. “Semua orang Kreta adalah pembohong,” ujar Epimenides orang Kreta. Apakah mungkin yang ia katakan itu benar, ataukah ia sedang berbohong?

Wednesday, January 11, 2012

TOPTEN BIBLE KULINER EKSTRIM


Selamat datang di pameran makanan aneh di Alkitab! Di sini kita bisa liat sepuluh jenis makanan ‘aneh’ yang ada di Alkitab. Disebut aneh karena emang pada masa Alkitab ditulis makanan itu nggak umum buat dimakan (en sampe sekarang juga masih nggak umum buat dimakan). Nah, langsung saja, ini dia sepuluh jenis makanan ‘aneh’ di Alkitab...(dp) 

TOPTEN BIBLE KULINER EKSTRIM

10. Manna
Makanan yang sering disebut sebagai roti dari surga ini seperti apa bentuknya, masih misteri sampe sekarang. Tapi menurut Alkitab, manna itu berwarna putih, bentuknya seperti sisik (Keluaran 16:14). Rasanya? Yang pastinya enak, soalnya orang Israel tahan makan manna empat puluh taon. Katanya sih rasanya kayak kue madu (Keluaran 16:31).

9. Roti bakar
Jaman sekarang roti bakar bukan makanan aneh. Tapi jaman dulu pas jamannya Elia, roti bakar itu makanan langka, soalnya jaman itu  orang bikin roti itu dipanggang (sampe sekarang juga sama) terus dimakannya sama sayur berkuah. Jadi kalo ada orang makan roti bakar artinya nggak umum banget. Malah Elia cuman satu-satunya orang di Alkitab yang disebutin makan roti bakar (1 Raja-raja 19:6).  

8. Buah pohon kehidupan
Buah yang satu ini termasuk buah langka yang udah punah. Soalnya buah ini cuman hidup di taman Eden (Kejadian 2:9) en waktu Adam dan Hawa diusir dari taman Eden, buah ini dengan buah-buah lain yang ada di taman Eden ikutan punah. Jadi kayak apa bentuknya, kayak apa rasanya, kita nggak pernah tau.

7. Belalang dan madu hutan
Di Alkitab cuman satu orang yang makanannya belalang dan madu hutan, yaitu Yohanes Pembaptis (Markus 1:6), kayak apa rasanya? Kayaknya cuman Yohanes doang yang tau. Tapi yang pastinya makanan ini cukup bergizi soalnya nggak ada laporan kalo Yohanes sakit gara-gara makan belalang dan madu hutan. Oh ya, buat info aja, katanya ada yang bilang kalo belalang yang dimakan Yohanes itu bukan belalang, binatang yang suka lompat-lompat itu, tapi nama sejenis buah.   

6. Sayur pahit
Sayur yang satu ini emang langka. Nggak usah nyari di warung ato restoran mana-mana. Nggak bakal ada yang jual. Ya abisnya siapa juga yang mo makan makanan yang rasanya pahit? Tapi orang Israel makan loh, biar cuman setaon sekali pas Paskah doang (Keluaran 12:8,14). Kayak gimana bentuknya? Nggak jauh beda kayak selada ato seledri. Rasanya? Ya pasti pahit lah.

5. Kepala keledai
Kepala ikan masih enak kalo dijadiin makanan. Kalo kepala keledai? Nggak tau deh gimana rasanya. Tapi pas jamannya Elisa sempat ada kejadian kepala keledai jadi salah satu menu utama buat makan orang Israel, soalnya waktu itu udah nggak ada lagi makanan lain. Jadinya harga kepala keledai aja mahal banget (2 Raja-raja 6:25).

4. Gulungan kitab
Tau‘kan kayak gimana bentuknya gulungan kitab? Kayak kertas yang digulung, cuman bahannya bukan kertas tapi dari kulit binatang. Kebayang dong gimana rasanya kulit pohon. Makanya di Alkitab cuman dua orang yang berani makan gulungan kitab, Yehezkiel en Yohanes. Gimana rasanya? Kata yang udah makan sih, ‘pas di mulut manis, tapi di perut pahit’ (Yehezkiel 3:3, Wahyu 10:9) 

3. Debu tanah
Ada yang suka makan debu? Dijamin pasti nggak ada. Tapi di Alkitab ada satu binatang yang makanan sehari-harinya itu debu tanah. Dia adalah ular. Jadi gini sejarahnya, gara-gara nipu Adam dan Hawa buat makan buah pengetahuan, si ular kena hukuman dari Tuhan buat makan debu tanah seumur hidupnya (Kejadian 3:14). Tapi kok sekarang ular makannya tikus, ato hewan lain? Udah bosan sama debu tanah kali ya jadi pengen ganti menu.

2. Tahi merpati
Kebayang nggak kalo suatu saat kita mesti makan kotoran hewan? Nggak banget deh... tapi itu pernah kejadian di Israel waktu terjadi kelaparan besar gara-gara dikepung ama orang Aram (2 Raja-raja 6:25). Yang lebih gila lagi, tahi merpati ini dijual loh. En harganya mahal banget... (buat ukuran waktu itu). Kebayang ya gimana rasanya?

1. Bayi  rebus
Ini benar-benar kejadian nyata. Ternyata yang namanya kanibalisme (manusia makan manusia) bukan barang baru. Di Alkitab pas jamannya Elisa sempat ada kelaparan besar-besaran di Israel sampe-sampe orang mesti makan anaknya sendiri (2 Raja-raja 6:28-29) horor ya... tapi itu benar-benar kejadian. Gimana rasanya? Wah pasti nggak pengen tau deh...

Tuesday, January 10, 2012

Tempat-tempat di Alkitab yang Jarang Kamu Dengar Dari A Sampai Z


Sebutkan sebuah tempat di Alkitab yang dimulai dengan huruf G! Galilea? Getsemani? Hmm... bosen ah! Yuk kita telusuri Alkitab, dan coba cari satu-satu nama berikut, sekalian cari tau, apa yang terjadi dengan tempat-tempat ini di zaman sekarang. Nah, boleh jadi, nama-nama ini kedengarannya asing di telingamu. Tetapi justru di situlah serunya, kawan! (CS)

Tempat-tempat di Alkitab yang Jarang Kamu Dengar Dari A  Sampai Z

Adria, Laut (Kisah Para Rasul 27:27)
Kapal yang ditumpangi Paulus dan teman-teman sekerjanya terombang-ambing di atas laut ini selama berminggu-minggu sebelum akhirnya berlabuh di Pulau Malta. Sekarang, Laut Adriatik menjadi batas sedikitnya enam negara di Eropa, dan konon merupakan laut tercantik di dunia.

Bitinia (Kisah Para Rasul 16:7)
Daerah ini dicoba dimasuki oleh Paulus dalam program pengabaran Injil-nya, tetapi saat itu Roh Yesus melarangnya. Dalam peta modern, Bitinia sudah tidak ada lagi, menjadi bagian dari negara Turki.

Cakrawala (Kejadian 1)
Menjadi simbolisasi dari langit yang diciptakan Tuhan pada “hari kedua”. Kini, cakrawala adalah “rumah” bagi triliunan bintang dan tak terkira luasnya.

Dibon (Yesaya 15:9)
Kota di dekat Laut Mati yang penduduknya, bangsa Moab, diamuk oleh Allah. Kota ini menjadi bagian dari Yordania, tempat hunian dari sekitar 15 ribu jiwa.

Eglon (Hakim-hakim 3:12-30)
Kota di Kanaan yang rajanya berdamai dengan Gibeon, yang kemudian tanahnya dikuasai oleh Suku Yehuda. Meskipun tidak berhubungan, kata Eglon dijadikan nama sebuah kecamatan kecil di West Virginia, AS.

Fenisia (Kisah Para Rasul 11:19)
Pusat kebudayaan suatu bangsa besar yang terkenal sampai ke negeri-negeri yang jauh. Ditinggali oleh orang-orang Kristen yang pertama di zaman Para Rasul. Sekarang daerah ini terbagi menjadi tiga negara: Lebanon, Syria, dan Palestina.

Gadara (Matius 8:28)
Di sinilah Yesus mengusir setan yang merasuki dua orang dan “mentransfer” roh tersebut kepada sekawanan babi yang akhirnya terjun ke jurang. Yang tersisa dari kawasan ini hanyalah puing-puing di Yordania yang dinamai Umm Qais.

Hazor (Hakim-hakim 4:2)
Salah satu kota berbenteng milik Kerajaan Kanaan yang paling berpengaruh pada zamannya. UNESCO PBB memberikan gelar “World Heritage Site” untuk kawasan puing-puing terluas di negara Israel ini.

Ikonium (Kisah Para Rasul 13:51)
Letaknya yang strategis di dataran Anatolia, Turki, membuat Paulus sempat mengunjunginya untuk pengabaran Injil. Kota ini sempat berkali-kali dihancurkan bangsa Arab di abad pertengahan. Namanya sekarang sudah berubah menjadi Konya.

Jalan Salib (Yohanes 19)
Jalan ini masih dapat kamu temukan kalau sekali waktu nanti kamu berkunjung ke Kota Tua Yerusalem. Mulainya dari Gerbang Singa dan berakhir di Gereja Makam Suci. Konon melalui jalan inilah Tuhan Yesus menempuh penderitaan-Nya yang paling dahsyat dan kelam.

Kebar, Sungai (Yehezkiel 1)
Di sebuah desa dekat sungai ini, nabi kita Yehezkiel yang dibuang ke sana pertama kali mendengar suara Allah. Ini adalah salah satu dari Sungai-sungai Babylon, yang jadi inspirasi lagu Boney M (tanya papa-mama kamu tentang artis ini). “By the rivers of Babylon ...”

Laodikia (Kolose 4:13-16)
Satu dari tujuh jemaat yang disebutkan dalam Kitab Wahyu dan juga termasuk yang pertumbuhannya diperhatikan oleh Paulus. Dulu kota besar, yang tersisa kini cuma puing-puingnya yang dikuasai Turki.

Meriba, Mata Air (Bilangan 20:13)
Saksi bisu pertengkaran bangsa Israel dengan Tuhan. Tahu sebabnya? Karena nggak ada air! Sekarang, tak ada yang bisa memastikan di mana posisi geografisnya. Pokoknya, di dekat Gurun Sinai lah!

Negeb, Gurun (Kejadian 12:9)
Dalam bahasa Ibrani, artinya “kering.” Memang, namanya juga gurun! Daerah ini pernah dikunjungi Abraham sebelum ia ke Mesir. Di zaman modern, Gurun Negev justru jadi tempat salah satu kota liburan dan peristirahatan di Israel yang paling populer, Eilat.
Oreb, Gunung Batu (Yesaya 10:26)
Inilah tempat Oreb, raja Midian sekaligus musuh Gideon, mati dibunuh oleh sang hakim Israel. Dari situlah tempat ini mendapatkan namanya. Kalau namanya yang sekarang sudah berubah sedikit, jadi Orbo. Letaknya di dekat Bethshean, Yordania.

Patara (Kisah Para Rasul 21:1-2)
Kota tempat kelahiran Santa Klaus (Santo Nikolas) di tepi Laut Mediteranea ini pernah disinggahi Paulus sebelum ia bertolak ke Fenisia. Dulunya, kota ini adalah pelabuhan dan kota dagang yang sangat besar. Banyak pelancong di Turki mendatanginya sekarang, meskipun kotanya sendiri sudah tak ada lagi.

Qumran
Naskah-naskah asli yang sekarang jadi Alkitab yang kamu pegang sekarang itu ditemukan di dalam gua-gua yang banyak terdapat di daerah ini. Sejak saat itu, dataran kering di kawasan Tepi Barat, Israel, ini menjadi sasaran para arkeolog yang ingin mencari tahu lebih banyak lagi.

Rodos (Yehezkiel 27:15)
Terkenal di zaman nabi Yehezkiel karena jago berdagang, orang-orang Rodos banyaknya berjualan gading dan kayu. Inilah tempat berdirinya Kolosus, satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Dewasa ini, sumber pendapatan utama dari pulau besar yang dikuasai Yunani ini adalah pariwisata.

Susa, atau Susan (Ester 1)
Inilah salah satu pemukiman tertua yang pertama muncul di dunia, didirikan di sekitar tahun 6000 sebelum Masehi. Pernah menjadi ibukota dari kerajaan Elam, Akadia, Asyria, bahkan hingga Kekaisaran Persia (di bawah pemerintahan Cyrus Agung, 538 sM). Di sini, kamu bisa mengunjungi sebuah tempat yang diduga adalah kuburan Daniel.

Tekoa (Amos 1:1)
Di sekitar abad kedelapan sebelum Masehi, nabi Amos pernah lahir di sini, dan tumbuh besar sebagai gembala dan tukang kebun. Tuhan mengutus Amos untuk berkhotbah menentang ketidakadilan soal kemakmuran dalam kehidupan bangsa Israel, yang saat itu sedang dalam masa keemasannya. Tekoa yang modern adalah tempat bernaungnya Tekoa Agro-Technology Farm milik Israel.

Us (Ayub 1:1)
Dulu, di tanah inilah seorang kaya nan saleh bernama Ayub diuji kesetiaannya kepada Tuhan. Tempat tinggal Ayub ini konon sekarang diduduki oleh dua negara: Syria dan Yordania.

Vatikan
Karena tidak ada nama tempat di Alkitab yang dimulai dengan huruf “V” dalam bahasa Ibrani, maka tentu saja inilah yang paling berhubungan. Konon, di sinilah tempat Petrus mengembangkan umat Kristen yang pertama-tama di Roma. Inilah satu-satunya negara yang masih menggunakan bahasa Latin sebagai bahasa resminya.

Wadi El-Arish, atau Sungai Mesir (Kejadian 15:18)
Disebut beberapa kali dalam Perjanjian Lama sebagai suatu tempat yang subur di tengah gurun yang tandus, di sini sekarang berdiri Arish, ibukota pemerintahan Mesir di Semenanjung Sinai. Wadi ini sering sekali dilanda banjir dari lautan di sebelah utaranya.

Xystus
Meskipun nggak tercatat di Alkitab, ini adalah gedung olahraga yang didirikan oleh orang Yunani. Pada zaman Yesus, Xystus dengan terasnya yang terbuka berdiri megah di pusat kota Yerusalem, berdekatan dengan Bait Suci.

Yaman, atau Syeba (1 Raja-raja 10)
Negeri asal Ratu Syeba, perempuan yang berhasil menaklukkan hati Raja Salomo, tetapi dirinya sendiri dipesonakan oleh kebijaksanaan dan kekayaan sang raja. Meskipun tak ada yang bisa memastikan di mana Negeri Syeba ini, banyak ahli Alkitab menduga letaknya adalah di Yaman yang sekarang.

Zarfat, atau Sarfat (Obaja 1:20)
Batas utara Negeri Kanaan pada zaman nabi Obaja, di sinilah tinggal janda yang memberi makan Elia selama nabi nekat ini ada di pengasingan. Kota ini sudah tidak ada lagi, tetapi kita masih bisa melihat puing-puingnya saat kita bertamasya ke Sidon dan Tirus, di Lebanon. []

MamaOla