Showing posts with label chat. Show all posts
Showing posts with label chat. Show all posts

Thursday, May 24, 2012

BIAR NGGAK BETE!!


                                                                               BIAR NGGAK BETE!!


Kringggg (weker ayam jago GF! meraung-raung memecah kesunyian di pagi buta nan senyap)
GF!: Whoaaam (nguap sambil meregangkan tangan kaya kucing baru bangun)

GF! : Hahhh udah pagi lagi nih, cepet banget perasaan baru aja merem udah disuruh melek lagi. Hari apa ini? Yaiks.. hari Senin, ihhh hari yang paling aku nggak suka, jalanan paling macet hari Senin, nunggu angkot pasti lamaaaa en rebutan sama orang. Mana hujan lagi di luar, mana becek nggak ada oujek. Hah??  Oh my God, udah jam 7, hiks mana mata pelajaran Pak Surono lagi, hiksss, hari Senen emang hari menjijaykan.

God: Hey Son, Good morning!!

GF!: Eh God, upss, sorry aku buru-buru nich, nggak sempet lagi sate, boro-boro sate, mandi aja udah nggak sempet lagi. Ntar ntar aja yach, God pliss jalanan jangan macet, trus kirimin aku angkot yang nyaman, oh iya God berhentiin ujan nich ribet banget, mana sepatu baru kemarin dicuci, masa udah diajak becek-becek.

GF!: (sambil melongok ke jendela) Waduh kok didoain malah tambah deres nih ujan.

Keesokan paginya

GF!: Tadi malem kok mimpiku sedih-sedih banget ya, mimpi mama sakit parah trus dipanggil Tuhan hiks.. Aduh di mimpi itu aku nangis meraung-raung sambil meluk mama. Aku kok jadi kangen banget sama mama, jadi kepengen pulang kampung aja nih, hiks hiks.. nasib anak kost.

GF!: (sambil melirik jam weker ayam jagonya) Tuh kan baru jam 4 subuh, pantesan kepalaku senut senut gini, haacihhh (GF! bersin-bersin) aduh hidungku meler, kepalaku kok gatel-gatel, yaiks… aku berketombe! Mana ketek gatal-gatal. Tuhan sembuhin aku dong.

God: Son, apakah kita bisa bercakap-cakap pagi ini?

GF!: God, mungkin pagi ini bukan saat yang tepat untuk aku berdoa, karena belakang ini hidupku berantakan banget.

God: Son, seandainya engkau mau memberi waktu terbaikmu untuk kita bersama-sama

GF!: God, rasanya aku nggak kepengen berdoa pagi ini, karena begitu aku bangun aku langsung punya pikiran-pikiran buruk, aku juga langsung memikirkan kegiatan-kegiatanku yang padat sepanjang hari. Kalo bangun pagi udah bete bisa kebawa sampe malem, dan jadinya hidupku rasanya berantakan sepanjang hari. Bawaannya males berdoa, males baca alkitab, apalagi menyembah Tuhan. Entar-entar aja yach God, kalo hatiku lagi enak.

God: Son, Aku rindu, rindu dengan nyanyianmu, rindu saat kau bersenandung memuji Aku saat di kamar mandi, rindu kau ikut memuji dengan CD player di kamar ini.

GF!: God, emangnya waktu-waktu seperti itu penting bagi-Mu?

God: Setiap saat Aku rindu pada-Mu, Son. Setiap pagi Aku menunggu, Aku rindu mencurahkan kasih-Ku, Aku selalu datang padamu dengan kasih yang baru setiap pagi (Ratapan 3:22-23). Son, selain Aku, ada oknum yang juga ingin mencuri perhatianmu dari-Ku. Sadarkah kamu setiap pagi iblis mencoba dengan segala cara untuk merebut pikiran anak-anak-Ku. Begitu bangun iblis ingin kamu berpikir hal-hal yang buruk, yang tidak menyenangkan, membuatmu enggan dan malas untuk memuji dan berbicara pada-Ku.
God : Yang lebih parah lagi, iblis buat kamu berpikir ini hari yang buruk. Dia ingin mencuri damai dan sukacitamu dengan membuatmu merasa bete atau sedih begitu kamu bangun pagi. Kamu nggak sadar iblis sedang mencuri sukacitamu, imanmu, kepercayaanmu pada-Ku. Padahal setiap pagi adalah kesempatan yang baru untuk memulai harimu dengan benar.

GF!: God, sepertinya aku udah kecolongan berkali-kali yach.

God: Belum terlambat, Son. Aku ingin kamu tahu kebenaran ini Ibrani 13:15
“Sebab itu, marilah kita. Oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

God: Aku ingin anak-anak-Ku memulai hari dengan ucapan syukur, Aku tidak suka mendengar anak-Ku bersungut-sungut dan berkeluh kesah. Itu menandakan mereka tidak percaya pada-Ku sepenuhnya.

God: Aku tidak pernah lupa bagaimana dulu Musa, hambaku, setiap pagi selalu membangun mezbah dan membakar korban bakaran bagi-Ku itu seperti dupa yang harum di hadapan-Ku. Lalu dia berdoa dan membaca kitab perjanjian di depan bangsa pilihan-Ku dan berkata “segala firman Tuhan akan kami lakukan dan akan kami dengarkan (Keluaran 4:1-7). Hati-Ku begitu senang dibuatnya.

GF!: God, aku juga ingin membuat hati-Mu senang. God, apa yang membuat hati-Mu senang?

God: Sekarang ini kau tidak perlu lagi membakar korban binatang dan menyiramkan darahnya di atas mezbah seperti Musa. Kamu hidup di masa dimana Aku tidak lagi membutuhkan korban yang mati, kamulah persembahan yang hidup itu, Son (Roma 12:1-2). Aku ingin kamu tahu, Aku suka dipuji, ditinggikan, disembah dan dimuliakan. Bawalah korban pujian dan syukur di hadapan-Ku tiap pagi, Son. Apapun keadaamu, ucapkanlah syukur, percayalah padaKu.

GF!: God, ampuni aku, pastilah kemarin Kau mencium bau yang tidak sedap dari mulutku karena aku selalu bersungut-sungut dan beteee terus.

God: Aku mengasihimu, Son (dengan mimik muka yang tulus dan lembut)

GF!: God, ini seluruh hidupku aku mau jadi persembahan yang hidup bagimu, mumpung masih jam 6 pagi, belum terlambat untuk memulai pagi ini bersama-Mu.

God: …(tersenyum)

-megi-



Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com

Saturday, April 21, 2012

SETELAH 10 TAHUN...


SETELAH 10 TAHUN...
Suatu hari Getto ngajak Jamal, anak rohaninya buat datang ke sebuah konser musik rohani yang diadain di kota mereka. Selesai konser...

Jamal: Konser tadi keren banget ya Kak?
Getto: Iya.
Jamal: Apalagi tadi waktu Kak Ocha nge-WL, keren banget aksi panggungnya.
Getto: Emang. Kamu tau sepuluh taun yang lalu Kak Ocha juga pernah nge-WL di acara kayak gini. Aksinya juga nggak kalah keren dari yang tadi.
Jamal: Sepuluh taun???? Berarti Kak Ocha udah tua dong. Tapi gak keliatan ya. Masih enerjik gitu. Loncat sana loncat sini. Teriak-teriak, kayak masih muda aja.
Getto: Embeeer...

Begitu sampai di rumah, Getto langsung masuk kamar, online di laptopnya en YM-an ama GOD.

Get2_luvjesus is online now
GOD is online now

Get2_luvjesus: I’m home, GOD.

GOD_J:  Welcome home, son.
GOD: Gimana konsernya?

Get2_luvjesus: Wah rame. Seru lah.
Get2_luvjesus : Banyak yang dijamah juga tadi.
Get2_luvjesus : Pokoknya luar biasa banget deh...

GOD: Tapi...

Get2_luvjesus: Tapi apa God?

GOD: Tapi apa yang mengganjal di pikiran kamu?
GOD: Kamu lagi mikirin sesuatu ‘kan?
GOD: Come on cerita dong... :D

Get2_luvjesus: Ah, GOD,
Get2_luvjesus : tau aja.
Get2_luvjesus: Gini, God,
Get2_luvjesus : di konser tadi ‘kan Kak Ocha
Get2_luvjesus : nge-WL.

GOD: Terus...

Get2_luvjesus: Yaaa, aku jadi kepikiran aja.
Get2_luvjesus: Sepuluh taun yang lalu aku pernah
Get2_luvjesus: liat Kak Ocha nge-WL di acara
Get2_luvjesus: yang mirip konser tadi
Get2_luvjesus: cuman lebih kecil.
Get2_luvjesus: Sekarang sepuluh taun kemudian
Get2_luvjesus: dia nge-WL di acara yang lebih gede,
Get2_luvjesus: sedang aku sama aja
Get2_luvjesus: kayak sepuluh taun yang lalu.
Get2_luvjesus: Masih jadi jemaat.    

GOD: Terus...

Get2_luvjesus: Ya aku jadi mikir.
Get2_luvjesus: Apa aku ini gak bertumbuh gitu?

GOD: Kenapa kamu bisa
GOD: mikir kayak gitu?

Get2_luvjesus: Soalnya udah sepuluh taun
Get2_luvjesus: aku masih aja jadi jemaat.
Get2_luvjesus: Sedang Kak Ocha dalam sepuluh taun
Get2_luvjesus: dia udah bisa nge-WL di
Get2_luvjesus: acara yang lebih gede,
Get2_luvjesus: yang jumlah jemaatnya
Get2_luvjesus: lebih banyak.

GOD: Oh, jadi gitu.

Get2_luvjesus: Kok, cuman gitu aja, God.

GOD: Ya karena masalahnya sebenarnya simpel aja.
GOD: Kamu anggap diri kamu gak bertumbuh karena
GOD: posisi kamu masih sama kayak sepuluh taun yang lalu.
GOD: Sedang Kak Ocha biar posisinya sama
GOD: tapi dia udah bisa mimpin di acara
GOD: yang lebih gede. Bener gitu ‘kan?

GF!: Benar banget, God.

GOD: Kalo gitu Aku mo tanya.
GOD: Sepuluh taun lalu kamu kaya gimana?
GOD: Coba inget-inget lagi keadaan kamu
GOD: sepuluh taun lalu. Terus bandingin
GOD: sama keadaan kamu sekarang.
GOD: Ada bedanya nggak?

Get2_luvjesus: Hmmm.... ada God.

GOD: Banyak nggak bedanya?

Get2_luvjesus: Banyak juga sih...

GOD: Itu artinya kamu bertumbuh dong.
GOD: Kalo kamu nggak bertumbuh keadaan kamu sepuluh taun lalu
GOD: sama keadaan kamu sekarang sama aja.
GOD: Tapi kenyataannya nggak ‘kan?
GOD: Artinya kamu bertumbuh.
GOD: Jadi siapa bilang kamu gak bertumbuh?
GOD: Son, kamu nggak bisa bilang kamu bertumbuh atau nggak
GOD: kalo kamu bandingin diri kamu sama orang lain.
GOD: Bandingin keadaan kamu sekarang
GOD: sama keadaan kamu dulu.
GOD: Kamu harus ngerti son,
GOD: kalo pertumbuhan tiap orang itu beda-beda.
GOD: Tiap orang punya jalannya masing-masing.
GOD: Kamu gak bisa nilai orang lain apa orang itu bertumbuh ato nggak.
GOD: Tau dari mana kamu dia udah bertumbuh ato gak?
GOD: Apa kamu tau seperti apa dia dulunya? 
GOD: Makanya yang bisa tau kamu udah bertumbuh ato nggak
GOD: ya cuman diri kamu sendiri en Aku aja.
GOD: Ok, so jangan desperate gitu dong.
GOD: Kamu toh bertumbuh. Di jalan kamu sendiri.
GOD: Buktinya sepuluh tahun lalu kamu belum punya anak rohani
GOD: sekarang udah punya.
GOD: Artinya ada pertumbuhan ‘kan?

Get2_luvjesus: Hehehe,
Get2_luvjesus:  iya, God.

GOD: Ya udah. Sekarang belajar sana.
GOD: Besok ulangan Mat ‘kan?

Get2_luvjesus: O ya. God. Thanks ya udah ngingetin.
Get2_luvjesus: Bye

Get2_luvjesus is sign out now


Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com

Saturday, February 25, 2012

SALIB

SALIB


Di Mall
GF!: Nah ini die ketemu, kalung macem gini yang gue cari udah lama

Andika: Kalung apaan sih?

GF!: Ini kalung model rante panjang dengan bandul salib terbuat dari perak

Andika: Ceile anak metal, kalungnya salib

GF!: Jangan salah loe, artis-artis Hollywood aja pada pake rante Salib kaya begini, gue aja terinspirasi dari sono, model penyanyi Rap n Hip hop boo. Kalo gue udah pake jeans gombrang, kaos putih, pala pake bandana n topi lalu aksesorinya kalung salib ini keren kale yee.

Andika: yoowww youww  my man, loe keren beeng (Andika nyanyi gaya nge rap dengan tangan diacung acungin) by the way ini rante kalung gede amat selebar jempol gue, kaya rante kaleng roti regal aja hahaha

GF!: Dasar, kurang gaul loe. Gimana keren nggak? (sambil GF! Ngalungin tu kalung)

Andika: Keren-keren, tapi mahal kayanya GF!

GF!: Tenang, demi menunjang penampilan, gue mau bayar harga, kalo kurang gue ngutang sama loe hehehe

Andika: Yachhhh keren-keren ngutang.


Di kamar sambil ngeliatin kalung barunya

God: Wah koleksi kalung salib kamu nambah yach nak

GF!: Yoi God, dan yang satu ini yang paling guede n paling keren.

God: Son, apa arti lambang salib itu buat kamu?

GF!: Wah sangat berarti God, karena Salib aku selamat, en biar orang-orang pada tahu bahwa aku ini orang Kristen gitu God.

God: Oh ya.

GF!: Lagian inikan simbolnya iman orang Kristen God, liat aja di tiap rumah orang Kristen pasti ada gambar salibnya (sambil mengalungkannya di leher)

God: Son, bagi banyak orang salib adalah lambang kebodohan dan menjadi batu sandungan bagi dunia ini, Salib merupakan perkara yang sangat memalukan, sebab jaman dulu salib digunakan untuk menghukum para penjahat. Dan telah banyak penjahat mati di atas kayu salib.
I Korintus 1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan.






GF!: (wajah GF! berubah serius) tapi God, salib Kristus jauhhhh berbeda dengan salib-salib yang lain yang digunakan untuk menghukum para penjahat.

God: Son, Aku ingin supaya setiap kali kamu memandang Salib Kristus, kamu mengingat 2 hal yang paling penting.

GF!: Yang kesatu??

God: Son, Semua manusia sudah jatuh dalam dosa, dan upah dosa adalah maut, orang-orang berdosa pantas untuk dibinasalan oleh Allah. Semua semua manusia tidak ada yang terkecuali. Mungkin saja di hadapan manusia, kelihatan baik, saleh, hebat, tetapi di hadapan Allah? Nol! dan tidak ada satupun yang benar, dan setiap engkau memandang pada salib kamu harus mengingat bahwa seharusnya kamulah yang tergantung di sana. GF!lah yang seharusnya disalibkan karena dosa-dosa.
Roma 6:23  Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

God:  Son, kamu pasti sudah menonton film The Passion Of The Christ?

GF!: Ya sudah God, ngeri amat, aku nggak tega, saat menonton aku marah sama semua orang yang tega nyalibkan Engkau dengan sadis. God aku sampe ngebayangin aku sedang berada di sana pada waktu itu, di jalan antara Yerusalem dan Golgota, di tengah kerumunan banyak orang yang menonton Engkau, Engkau berjalan tertatih-tatih memikul salib, jatuh tersungkur lalu kepalanya kehajar batu-batuan dan tubuh-Mu tertimpa kayu besar, lalu disuruh bangkit berdiri lagi melanjutkan perjalanan, orang yang tubuhnya sehat saja akan kelelahan apalagi  Engkau dengan tubuh yang hancur babak belur karena cambukan, pukulan, tendangan tentara-tentara Romawi yang sadis

GF!: Kok nggak adil God, kenapa orang yang baik harus diperlakukan sesadis ini, Mengapa Engkau disalib? Mengapa Engkau mesti disalibkan? Orang yang begitu baik, yang dihati-Mu  cuma ada kebaikan, Engkau yang begitu tenang dan penuh wibawa, yang kata-kataya begitu mujarab, yang penuh dengan kuasa dan mukjizat-Nya,  kondang kemana-mana, orang buta melihat, orang lumpuh bisa berjalan, malahan orang matipun bisa bangkit kenapa harus orang seperti ini  yang disalibkan?

GF!: Aku gemes banget God, ngeliat wajah Pilatus yang acuh tak acuh terhadap ketidak adilan, malahan karena untuk memuaskan orang banyak dia membebaskan Barnabas dan menyerahkan Engkau untuk disesah (Markus 15:15), ngeliat Ahli Taurat, orang-orang Farisi, Kayafas, prajurit Romawi yang tidak berperasan, Yudas, mereka semua yang terlibat dalam kejahatan besar penyaliban Yesus.

God: ....

God: Son, kamu menyalahkan mereka yang menyalibkan Yesus, tapi taukah kamu karena siapa Aku disalibkan?

GF!: ...

God: Son...karena siapa Aku disalib? (God bertanya sekali lagi dengan tatapan penuh kasih-Nya?)

GF!: (mulai tertunduk dan air mata meleleh di pipinya)

God: Sebenarnya engkaulah yang turut menyalibkan Kristus, Son, engkau ikut andil dalam penganiayaan dan penghinaan itu.

GF!: God, Engkau menderita untuk saya.
Yesaya 53:5-7 ”Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. 6. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.7. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.


God: Aku menderita karena Aku mencintaimu, Aku mengasihimu, GF! Aku mengasihimu. Setiap kali kamu menyadari betapa kotor, cemar, najis dan berdosanya kamu, tataplah salib itu, kamu akan melihat kasih Kristus.

GF!: God, tolong aku  memahami kasih-Mu, memahami betapa lebarnya, panjangnya, tingginya dan dalamnya kasih Kristus.
Efesus 3:18  Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
megi


Salib di Kalvari menunjukkan kebencian Manusia kepada Allah, dan Kasih Allah kepada manusia





GFRESH!

Friday, January 27, 2012

WHERE IS MY CHURCH?

WHERE IS MY CHURCH?

Olen udah lama denger tentang Yesus. Tapi dia sama sekali nggak tertarik buat mengenalNya. Suatu hari, Olen baca majalah GFRESH! yang dipinjamkan temannya. Lagi asyik baca sebuah artikel, tiba-tiba dia merasa kalo dirinya ternyata orang berdosa dan butuh Yesus sebagai Juru Selamat. Akhirnya Olen mengulangi doa lahir baru yang ada di bagian akhir artikelnya.

OLEN: Tuhan Yesus, saat ini aku menerimaMu sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadiku. Ampuni dosaku. Masuklah dalam hatiku. Jadilah Raja dan Tuhanku. Dalam nama Yesus. Amin.

GOD: Selamat datang di kerajaan Allah, nak.

OLEN: Siapa Kau?

GOD: Aku adalah Tuhan-mu. Bapa-mu.

OLEN: Oh, sorry. Aku nggak tahu.

GOD: Nggak apa-apa. Nak, sekarang kamu udah jadi orang Kristen, jangan lakukan dosa yang sama lagi seperti dulu.

OLEN: Iya, God. Aku jadi malu sendiri kalo inget dulu, aku suka berdosa-dosa.

GOD: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” II Korintus 5:17

OLEN: Amin. Sekarang, apa yang harus saya lakukan, God?

GOD: Ada satu hal penting yang harus kamu lakukan. Kamu sebaiknya mendapatkan bimbingan dari anak-anakKu yang udah dewasa rohani.

OLEN: Maksudnya, God?

GOD: Supaya kamu bisa belajar lebih lagi tentang Aku dari dia atau mereka. Supaya mereka dapat membantumu, menopangmu dalam kesusahan, berdoa untukmu dan menjadi orangtua rohanimu.

OLEN: Hmmm… dimana aku harus mulai mencarinya?

GOD: Kamu bisa coba ini, temukan sebuah gereja, ikuti kegiatan ibadah di sana, dan kamu ikuti semua aturan dan tunduk pada pemimpin yang ada di sana.

OLEN: Kenapa God?

GOD: Karena memang itu pola yang Kutetapkan. Waktu Aku masih ada di dunia, Aku bisa melatih orang-orang secara langsung. Tapi sekarang Aku sudah tidak di dunia lagi. Jadi Aku butuh wakil-Ku di bumi. Gereja adalah wakil-Ku di bumi. Di gereja juga kamu akan menemukan orang-orang yang akan membimbing kamu untuk bertumbuh lagi dalam iman.

OLEN: Tapi, God kan bisa membimbing aku langsung supaya bertumbuh. Kenapa harus pakai orang lain?

GOD: Karena kamu nggak hidup sendirian. Ada orang lain di sekitar kamu. Kamu harus berhubungan dengan orang lain. Jangan jadi orang yang suka menyendiri.

GOD: Kedua, kamu juga harus belajar tunduk pada orang yang ada di atas kamu. Bukan cuma pada orang tua saja kamu harus tunduk, tapi juga pada orang-orang yang nantinya bakal jadi gembala kamu. Hormati mereka. Taati mereka. Karena mereka itu orang yang menjaga hidup kamu, coba kamu buka Ibrani 13:17.

GOD: Ketiga, kamu sekarang, adalah anggota keluarga-Ku. Dan semua anggota keluarga-Ku ada di gereja. Mereka itu saudara-saudaramu juga. Aku ingin kamu bertemu dengan mereka dan mengenal mereka dan bisa bekerja sama dengan mereka.

OLEN: “Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.”

OLEN: Tapi Tuhan, aku nggak tahu harus ke gereja yang mana. Aku masih baru jadi orang Kristen.

GOD: Jangan kuatir. Coba baca Mazmur 68:6.  Aku selalu memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara. Aku akan mengarahkan kamu ke gereja yang baik untukmu.

OLEN: God, dari mana aku tahu kalau gereja ini gereja yang baik buatku? Gimana kalo salah?

GOD: Kalau kamu bertumbuh di sana, itu artinya kamu ada di gereja yang baik untukmu.

OLEN: Maksudnya bertumbuh gimana, God? Kayak pohon?

GOD: Maksudnya kerohanian kamu, karakter kamu akan mengalami kemajuan dan perubahan. Itu maksudnya bertumbuh.

OLEN: Terus Tuhan, kalo aku udah ketemu gereja yang tepat, aku mesti ngapain di sana?

GOD: Tinggal di sana. Cari teman. Bangun hubungan sama orang yang ada di sana. terlibat sama semua kegiatan yang ada di sana. Dan yang paling penting, cari seseorang yang bisa kamu jadikan teladan. Ikuti dia. Taati dia. Hormati dia.

OLEN: Oh begitu ya. Kalau begitu, God, tolong tunjukkan gereja mana yang harus kumasuki ya.

GOD: Baik, nak.

GOD: Ada satu hal lagi yang penting. Bukan mencari gereja yang tepat, tidak ada yang namanya gereja yang tepat. Semua pasti ada kekurangan dan kelebihannya. Gereja bisa berubah, sama seperti manusia bisa berubah.

OLEN: Maksud God?

GOD: Kau akan menemukan, bahwa kadang orang akan mengecewakan.

OLEN: Mengecewakan?

GOD: Bahkan gerejapun kadang akan mengecewakanmu. Jangan putus asa. Jadilah orang yang tepat bagi gerejamu. Jadi orang yang berguna. Jadilah pembuat perubahan. Kamu akan melayani Aku, bukan gereja.

OLEN: Jadi?

GOD: Jadilah orang yang tepat bagi gereja.

OLEN: Kalo begitu, apa aku tidak boleh pindah gereja kalo nggak cocok?

GOD: Seperti yang Aku bilang, tidak ada gereja yang tepat. Nggak dosa kalo kamu harus pindah. Tapi pikirkanlah, doakanlah, dan pertimbangkan dengan baik-baik. Jangan pindah karena kepahitan apalagi menghakimi. Jangan hanya karena susah sedikit atau diminta berkorban sedikit lalu kamu jadi orang yang berpindah dari satu gereja ke gereja yang lain.

GOD: Selalu pertimbangkan semua keputusan yang akan kamu ambil denganKu, OK?

OLEN: Baik God! Tx! (dp/F!)

Wednesday, January 11, 2012

I HAVE A DREAM


I HAVE A DREAM

Kenny: Wuih boleh juga posenya nich, telanjang dada, iket kepala sambil megang senapan, btw kacamata sapa yang loe pinjem gede bener, kayak Rambo masuk desa hahaha... (Kenny sedang ngeliatin foto-foto di komputer GF!)

GF!: Alah, bilang aja loe sirik sama body gue yang six pack.

Kenny: Apanya yang six pack, ini sich bukan six pack lagi tapi papan cucian, tulang rusuk loe keliatan semua. Btw sapa yang disebelah elo, kok kompak banget sich.

GF!: Oh ini, ini Bang Dean, senior gua di kampus, tapi sekarang dia udah lulus, dan lanjut S2 di Amrik.

Kenny: Wuih keren banget cing.

GF!: Yoi, dia juga kakak rohani gua selama ini, gara-gara dialah gua tobat.

Kenny: Oh ya, gimana ceritanya

GF!: Rada panjang ceritanya, entar elo molor lagi denger cerita gue.

Kenny: Ya enggak lah (sambil membaringkan diri di kasur en pura-pura ngorok)

GF!: Niat dengerin nggak sich?

Kenny: hehehe, iya iya gimana ceritanya

GF!: Gua tuh dari dulu udah jadi orang Kristen, dari jaman kakek nenek gua juga udah jadi orang Kristen, gua udah biasa sama yang namanya doa, tapi yach sekedar doa untuk makan, minum, tidur, terus gua ikut yang namanya aktivitas rohani di gereja karena kalo enggak nyokap gua bisa kayak kereta api ngomelin gua. Tapi yang namanya hubungan pribadi sehari-hari sama Tuhan Yesus gua nggak ngerti, dan nggak pernah tau, yach pokoknya gua Kristen, udah sampe di situ doang.

GF!: Sampe gua tembus universitas X, universitas favorit gua sejak kecil, gua terpaksa pindah kota, jauh dari keluarga, dan temen-temen gua. Waktu masa orientasi kampus, gua diajakin sama temen-temen yang Kristen ikutan persekutuan mahasiswa kampus (PMK). Waktu itu gua aneh banget liat persekutuannya, ada nyanyi pake tepuk-tepuk tangan, terus doa pake bahasa-bahasa yang gua nggak ngerti, dan yang lebih aneh ada orang yang angkat tangan nyanyi dan meneteskan air mata pula. Dalam hati gua terus berdoa, “Oh noooo… God, selamatkan aku, aku udah masuk sekte sesat”.

Kenny: Napa, elo nggak keluar aja pas kebaktian.

GF!: Yaelahh, mana bisa pintu dijagain sama senior, kalo bisa juga gua udah cabut dari awal, waktu itu gua takut diplonco gara-gara nggak ikut persekutuan.

GF!: Sejak hari itu gua komitmen kagak akan ikut-ikutan lagi PMK. Tapi ada satu temen seangkatan gua namanya Arnold, ngajakin gua terus ke persekutuan, karena nggak enak sama dia lagian karena gua nggak ada temen, yach terpaksa gua ikut aja, padahal asli gua kesel, dan antipati sama mereka, tapi dalam hati gua ada pertanyaan kok mereka sepertinya punya hubungan istimewa dan deket banget sama Tuhan, terus perilaku mereka ramah-ramah, dan kompak banget satu sama lain. 

GF!: Nggak tau napa, sebulan gua ikut terus tuch PMK, sampe suatu kali senior gua yang juga pengurus PMK ngedeketin gua, dan bilang ke gua nanti jangan pulang dulu, kita mau bicara. Dia manggil gua, kita duduk berdua dan dia nyerahin kado yang isinya kaset, terus ada kartu ucapan selamat ultah segala, udah gitu dia ngedoain gua serius banget, kayaknya dia tahu permasalahan gua, seumur-umur gua belum pernah denger dan ngeliat ada orang yang mau ngasih waktu untuk ngedoain gua seserius itu. Sejak saat itu hati gua seperti diubahkan dan gua mulai terbuka sama PMK, gua mengalami pertumbuhan rohani, dan banyak di bentuk Tuhan.

Kenny: Jadi yang ngedoain elo itu si Bang Dean

GF!: Yappp. Dia orangnya nggak banyak ngomong, tapi dari ngelihat kehidupannya gua tuch amaze banget, dia kuliah pake duit sendiri man, kadang gawe partime, kadang jadi sales elektronik, pokoknya kerja serabutan apa aja kagak malu and gengsi-gengsian untuk membiayai kuliahnya. Yang bikin gua terheran-heran, kok selalu ada aja berkat yang Tuhan kasih untuk biaya kuliahnya. Biar tuch orang dibilang kere, hidup sederhana banget, setau gua nggak pernah makan di restoran, makan di warteg mulu, tapi keadaan dan situasi nggak pernah mematikan mimpinya. Doi punya mimpi setinggi langit, dia selalu bilang suatu saat aku bakal jadi Dirut di perusahaan XYZ, saya mau buktikan sama “dunia” bahwa Tuhan yang saya sembah sanggup membuat saya berhasil. Setelah lulus doi ngelamar gawe di perusahaan XYZ tersebut dan nggak lama kemudian karena berprestasi dia dipromosiin jadi manager dan dikuliahin ke Amrik sama perusahaan.

Kenny: Kayak pelem di tipi tipi gitu kisah hidupnya. Seorang yang miskin papa dan tertindas menjadi seorang yang sukses dan terkenal. Hehehe...

GF!: Bukan kaya pelem, tapi kayak kisah Yusuf di Alkitab, ah elo kebanyakan nonton sinetron. Tau nggak ayat favorit dia orang. Kejadian 39:2 “Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya”.

GF!: Tadinya gua tipe orang yang sering pesimis liat masa depan dan keadaan, tapi begitu melihat kehidupan Bang Dean, gua berubah jadi orang yang berani bermimpi akan hal-hal yang besar.

(di Taman kampus yang sepi dan sejuk, salah satu tempat strategis buat GF! bersaat teduh)

GF!:  God, thanks buat Bang Dean yang sudah Engkau kirim untuk mempengaruhi kehidupanku selama ini. Dia banyak memberi teladan buat aku, salah satunya mengajarkanku untuk berani bermimpi besar.

GF!: God, aku jadi teringat dulu tulisan di dinding kamarnya Bang Dean. Tulisannya guede buanget dia print D.R.E.A.M
D = Desire
R = Research
E = Enterprise
A = Association
M = Mastery
Aku agak lupa-lupa inget gitu penjelasannya.

GF! : yang jelas tuch desire adalah keinginan yang kuat, kerinduan di dalam hati. Untuk menjadi world maker demi kemuliaan nama Tuhan. Cirinya tuch orang pasti punya semangat yang luar biasa, begitu bangun pagi bukannya loyo, tapi punya gairah untuk menjalani sepanjang hari, betul nggak?

God: Ya, betul 100 buat kamu. Son, orang yang memiliki strong desire, dia pasti rajin berdoa, karena dia sadar tanpa doa dia akan menjadi manusia yang biasa-biasa saja, tapi melalui doa, berserah dan bersandar pada kekuatan-Ku, dia akan menyerap suatu gairah hidup.

GF!: Research, kalo di kamus sih artinya penelitian atau penyelidikan. Tapi God, aku lupa ingetin aku dong maksudnya apa.

God: Kamu buat penelitian, perhitungan dan bandingkan apakah yang kamu impikan itu layak untuk diperjuangkan. Setiap mimpi yang besar pasti ada pengorbanan, nah pengorbanan itu berharga tidak, apakah sebanding dengan impian yang akan kamu capai.

GF!: Bener juga, jangan  sampe keluarga, persahabatan hancur gara-gara mengejar impian. Lanjut, yang ketiga Enterprise suatu keinginan yang kuat dan ketetapan hati.

God: Suatu impian yang besar pasti akan menghadapi tantangan dan kesulitan, tapi jangan takut Tuhan pasti menyertai dan sanggup melakukan mukjizat. Impian yang disertai dengan iman adalah modal keberhasilan.

GF!: Association, yang artinya…

God: Ini hal yang penting harus kamu perhatikan, pergaulan dan lingkunganmu akan besar mempengaruhimu. Kamu mau bergaul dengan orang yang penuh dengan iman, semangat, dan punya impian-impian besar atau dengan seorang yang pesimis, pengkritik. Mereka akan menginspirasi kehidupanmu.

GF!: Bener God,  buktinya Bang Dean yang banyak menginspirasi kehidupan aku.

GF!: Satu lagi nich God, Mastery.

God: (terdiam beberapa saat)……… Son, memang berdoa dan berpuasa perlu, tapi jika kamu tidak ahli menguasai bidang-bidang di dunia ini kamu akan tergilas dengan yang namanya perkembangan jaman, dunia akan menyingkirkanmu. Kamu bisa berdoa minta supaya Tuhan promosikan dirimu, tapi jika hidupmu malas-malasan, tidak mau berjuang, tidak menambah kapasitas dan talenta yang ada padamu, itu tidak mungkin terjadi. Orang yang berhenti belajar akan berhenti berkembang. Aku mau semua anak-anakku Excellent. Keberhasilan selalu dibayar dengan kerja keras. Jadi sekarang master your skill, jangan males yach nak

GF: Wah ngindir aku nich God, yang terakhir ini sangat sangat dalem banget.

God: Son, semua orang yang sukses adalah manusia biasa tapi mereka punya DREAM, punya visi dalam hidup ini, jadi yang mengarahkan hidupnya adalah visi dia itu. Kamu liat, dunia ini bertumbuh dengan peradaban dan teknologi yang lebih hebat berkat impian orang-orang besar. Mereka adalah pemimpi.

God: Kamu tahu apa yang terjadi pada mereka yang tidak punya impian?

GF!: mmm...

God: Mereka akan membuang waktu, dan kesempatan-kesempatan penting yang ditawarkan dalam kehidupan. Hasrat dan kegigihan mereka mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan gampangnya mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana, standar kehidupannya menjadi rendah. 

God: Aku ingin anak-anak-Ku semua ahli di market place, cekatan, terampil, memiliki standard dan kualitas hidup yang tinggi.

GF!: God, aku yakin bersama-Mu aku sanggup mencapai semua DREAM itu.

-mg- Eleanor Roosevelt yang bikin aku semangat untuk meraih impian “The future belongs to those who believe in the beauty of  their dream”.

MamaOla