Showing posts with label malaikat. Show all posts
Showing posts with label malaikat. Show all posts

Monday, May 14, 2012

CINTA TUHAN = PERLINDUNGANNYA


CINTA TUHAN = PERLINDUNGANNYA
Ada cerita seorang cewek yang main ke rumah temannya en kemaleman. Tapi dia mesti pulang. Jadi dengan takut-takut, dia pulang jalan kaki. Jalan waktu itu sepi. Sambil jalan, dia minta Tuhan melindungi dia. Waktu dia nyampe di depan gang menuju rumahnya, ada seorang cowok yang kayak nungguin dia. Dia jadi agak-agak cemas en berdoa supaya Tuhan lindungi dia.

Tiba-tiba aja dia merasa tenang en dengan tenang dia jalan terus sampe rumah. Besoknya dia baca di koran kalo di gang yang dia lewatin itu, ada cewek yang diperkosa, tepat 20 menit abis dia lewat. Dia langsung berterima kasih sama Tuhan karena bisa aja dia yang diperkosa waktu itu. Karena merasa kenalin si pelaku, dia datang ke kantor polisi. En bener waktu dikasih liat beberapa foto tersangka, dia bisa langsung kenalin orang itu. Waktu si pelaku ditanya kenapa dia gak perkosa dia, jawabannya mengejutkan. Si pelaku bilang kalo dia liat ada dua orang tinggi gede yang jagain cewek itu jadi dia gak berani nyentuh cewek tadi.

Guys, kita semua pasti setuju kalo dua orang tinggi gede yang diliat si pelaku tadi adalah malaikat Tuhan. Meskipun cerita diatas mungkin hanya cerita karangan, tapi di dalam kenyataannya banyak cerita serupa yang dialami banyak orang. Malaikat Tuhan menjagai. Kayak dalam cerita tadi, kenapa malaikat Tuhan ada sama cewek tadi? Karena Tuhan cinta sama dia. Saking sayangnya Tuhan sampe Dia nyuruh dua malaikatNya buat jagain dia. Tuhan sayang sama kita en Dia udah nyuruh malaikatnya buat jagain kita, so jangan takut lagi ya. (dp)

Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.(Mazmur 34:8)

Copyright majalah GFRESH! www.anakmudanet.blogspot.com

Sunday, December 25, 2011

HEAVENLY LIBRARY


HEAVENLY LIBRARY

Suatu malam GF! mimpi ketemu GOD di Surga.

GF!: Loh dimana nih?

MALAIKAT: Welcome to heaven. Selamat datang di Surga.

GF!: Surga? Loh apa aku udah mati? Cepat banget... aku ‘kan masih muda. Masih banyak cita-cita yang belum kesampaian. Masih...

MALAIKAT: Heeeup. Stop dulu. Tenang. Kamu masih hidup. Belum saatnya kamu mati. Kamu ada di sini karena Sang Anak Domba mo ketemu kamu.

GF!: Oh... kirain...

MALAIKAT: Ok, mari ikut aku.

MALAIKAT membawa GF! ke sebuah gedung yang gede bangeeeet. Pintunya terbuat dari emas.

GF!: Gedung apa ini?

MALAIKAT: Ini perpustakaan Surga.

GF!: Perpustakaan? Loh di Surga juga ada perpustakaan?

MALAIKAT: Ya iyaaa lah. Nah silakan masuk. Sang Anak Domba  udah menunggu di dalam.

Tiba-tiba aja pintu dari emas itu terbuka. GF! pelan-pelan melangkah maju. Sekilas dia melihat di dalam gedung itu ada banyak banget lemari panjang berjejeran. Saking panjangnya lemari itu sampe nggak keliatan ujungnya. Di setiap lemari itu ada banyak buku bersampul coklat.

GF! melangkah masuk, melewati jejeran lemari. Akhirnya dia liat di tengah ruangan ada sebuah meja. Di meja itu GOD lagi duduk sambil menulis.

GF!: GOD...

GOD bangkit en berbalik menghadap GF!.

GOD: Halo nak. Selamat datang di Surga.

GF!: Makasih GOD. Tapi kenapa Kau membawa aku kemari?

GOD: karena Aku mau memperlihatkan gedung ini sama kamu.

GF!: Gedung ini? Maksudnya perpustakaan ini?

GOD: Ya.     

GF!: Tapi...

GOD: Perpustakaan ini bukan perpustakaan biasa seperti yang kamu kenal di bumi. Perpustakaan ini isinya buku bukan sembarang buku. Tapi buku kehidupan.

GF!: Maksud GOD?

GOD: Di perpustakaan ini disimpan buku kehidupan semua manusia di bumi. Sejak zaman Adam sampe manusia terakhir yang akan hidup nanti.

GF!: Buku kehidupan? Maksud GOD, buku bersampul coklat itu.

GOD: Ya. Itu buku kehidupan. Di dalamnya ada catatan kehidupan seseorang, mulai dari sejak lahir sampe nanti meninggal. Detail, mulai dari hari, tanggal, sampe jam, menit, detiknya.

GF!: Wah keren. Boleh liat nggak GOD?

GOD: Boleh. Nih (GOD menyerahkan satu buku bersampul coklat sama GF!)

GF!: Waw, keren banget, ini ‘kan buku kehidupanku.

Di sampul buku itu tertulis nama GF! dengan tinta emas. Dengan antusias, GF! langsung membuka buku itu.

GF!: Tanggal 24 April 2009, jam 06.05. GF! bangun terlambat. Tanggal 24 Januari 2009, jam 06.30, GF! sampai ke sekolah terlambat dan dihukum guru.

GF!: Loh GOD, ini ‘kan kejadian nanti. Kok udah ditulis lagi?

GOD: Iya. Soalnya buku ini bukan sekedar buku catatan tentang apa yang udah kamu lakuin. Tapi buku ini juga tentang apa yang bakal kamu lakuin nanti di masa depan.

GF!: Masa depan? Wah, boleh juga nih. Aku bisa tau aku bakal jadi apa di masa depan. Aku juga bisa tau siapa istriku nanti.

GOD: Sorry, tapi kamu nggak boleh tau. (GOD mengambil buku itu dari tangan GF!)

GF!: Tapi GOD, itu ‘kan buku kehidupanku. Aku berhak tau dong.

GOD: Memang itu buku kehidupanmu. Tapi ada beberapa hal dalam hidup kamu dimana Aku beri kamu kebebasan buat memilih apa yang menurut kamu baik. Itu yang disebut kehendak bebas.

GOD: Tapi biarpun namanya kehendak bebas tapi sebenarnya apa yang akan kamu pilih dengan kehendak bebas kamu itu sudah tertulis di buku kehidupanmu.

GF!: Loh kalo gitu bukan kehendak bebas dong namanya.

GOD: Kenapa?

GF!: Soalnya Kau sudah menetapkan apa yang aku pilih.

GOD: Koreksi. Aku tidak menetapkan. Kau yang menentukan apa yang kau mau. Tapi Aku tau apa yang akan kau pilih. Mengerti.

GF!: Mengerti, GOD. Jadi kenapa Kau bawa aku kemari?

GOD: Supaya kau tau semakin sadar kalau Aku punya rencana dan Aku tau semua yang akan terjadi dalam hidup kamu, walaupun kamu belum mengalaminya.

GF!: Oh gitu...

GOD: Kalo kamu sudah mengerti, sekarang saatnya kamu kembali. Aku masih harus menyelesaikan menulis buku kehidupan ini.

Tiba-tiba saja GF! terbangun karena suara alarm di samping tempat tidurnya.

GF!: Hah, ternyata mimpi. Tapi terima kasih GOD, karena Kau tau semua yang akan aku lakuin. Aku percaya hidupku aman di tanganMu.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN” (Yeremia 29:11)

“Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.” (Wahyu  20:12)

MamaOla