Friday, July 24, 2009
PACARAN MENURUT ALKITAB
tujuan pacaran yg bener mnurut alkitab gmn?
Pacaran adalah perkembangan budaya manusia, di jaman Alkitab gak ada yang namanya pacaran, ada juga tunangan menuju pernikahan. Sebelum itu, hanya pertemanan/persahabatan. Bukan berarti budaya itu salah. Sah-sah aja. Yang penting tidak berbuat dosa dan tidak melencengkan tujuan hidup kita.
Pacaran (yang bukan dengan tujuan pernikahan) sebenernya penting gak penting, bagi saya bahkan gak begitu penting (sayapun hanya punya satu pacar yang kemudian jadi istri saya).
Jika kita sudah dewasa, maka pikiran kita akan memandang jauh ke depan, termasuk pernikahan. Bukan berarti sekali pacaran harus dinikahi, tapi pola pikir kita memandang bahwa pacaran bukan hanya main-main tapi suatu yang serius. Mau have fun? Boleh aja, kenapa banyak-banyak temen aja.
Tuesday, July 7, 2009
GAK MIRIP KRISTUS
“Kalo Yesus ada di sini, apa kamu pikir Dia akan menunjukkan cintaNya padaku? Apa kamu pikir Yesus bakalan mencintaiku? Saya bukan orang kristen, tapi menurutmu apakah Yesus mencintaiku? Saya pikir Yesus akan duduk dan ngobrol denganku dan bertanya ‘kenapa kamu jadi begini?’, Yesus bakalan asik. Dia bakalan ngobrol denganku. Gak pernah ada satu orang kristenpun yang pernah melakukannya padaku, sekalipun atas nama Yesus. Mereka malah memasukkanku dalam penjara dan menulis hal-hal buruk tentangku, lalu pergi ke gereja dan berkata Yesus itu hebat!”
Panas kuping denger omongan Mike Tyson diatas? Gak usah panas en marah-marah, terima aja, soalnya dia ngomong kayak gitu lantaran salah kita-kita juga. Kita mungkin beragama kristen dari lahir, ataupun baru bertobat. Tapi kemudian kristen tinggal kristen, cuma status di KTP doang. Kelakuannya? Bikin Yesus malu kalo disebut sebagai orang kristen. Kristen nggak nyampe pada status ‘garam dan terang’. Kristen malah bikin malu Yesus.
“Kalo Yesus hidup jaman sekarang, satu hal yang Dia nggak mau adalah menjadi seorang Kristen” - Mark Twain
Tahun 2007 lalu, David Kinnaman nerbitin buku berjudul “UnChristian: What A New Generation Really Thinks about Christianity.” Dia nge-survey en nge-wawancarain orang-orang di Amrik yang bukan orang kristen atau nggak bergereja tentang apa yang mereka pikirin about christianity. Dia bilang, "Kebanyakan orang yang aku temui berpendapat bahwa orang kristen itu konservatif, sempit dalam pikirannya, antigay, pemarah, kasar, nggak logis, membangun kerajaannya sendiri; mereka ingin mengubah semua orang dan mereka gak bisa hidup damai dengan orang yang nggak percaya dengan apa yang mereka percayai.”
Apa yang ada dalam pikiran temen-temenmu yang non kristen waktu denger kata ‘orang kristen’? Hasil surveyku di facebook bilang: ‘sok suci’, ‘belagu’, ‘kuper’, ‘old-fashioned’, ‘munafik’, ‘suka menghakimi’ dan berbagai hal negatif lainnya. Kok bisa?
‘Agama’ Kristen berhenti di gedung-gedung gereja, yang megah tapi juga dingin dan angker. Saatnya kita gak terjebak dalam ‘agama’ tapi mulai berpindah pada ‘kerajaan’. Hanya Kerajaan Allah yang mampu berdampak menjadi garam dan terang.
Apa yang orang pikirkan tentang kekristenan itu adalah cerminan dari kekecewaan demi kekecewaan yang mereka dapatkan dari hubungan mereka dengan orang yang mengaku kristen. Tapi, kita-kita ini, generasi muda, bisa mengubahnya! Kita harus mencerminkan Kristus dengan utuh. Kayak Yesus, disukai Tuhan disukai juga manusia. Jangan sampe terdengar lagi kata-kata Mahatma Gandhi berikut:
“Aku suka Kristus. Tapi aku gak suka orang kristen. Orang kristen sama sekali gak mirip dengan Kristus.”
Thursday, May 14, 2009
BAHTERA NUH DI HOLLYWOOD
KNOW1NG (2009)Bahtera: pesawat angkasa
Buat kita yang akrab sama cerita Alkitab, mungkin film ini mengingatkan kita pada rapture atau pengangkatan karena ada ‘pengangkatan oleh UFO’ pada bagian akhirnya. Tapi sebenarnya cerita ini terinspirasi oleh cerita Nuh, ini diakui oleh Ryne Douglas Pearson (penulis skripnya). Bahkan awalnya tokoh utama film ini adalah seorang ayah bernama Adam dengan anaknya Noah (yang kemudian diganti namanya menjadi John dan Caleb). John/Adam menggambarkan orang yang tertinggal dan Caleb/Noah menjadi orang yang masuk dalam bahtera (spaceship/UFO) pada saat bencana kiamat terjadi.
Nggak kayak film-film ‘kiamat’ lainnya (misalnya Armageddon, The Day After Tommorow, The Day The Earth Stood Still, dsb), kiamat dalam film Know1ng gak bisa dicegah sama si manusia. Letupan api matahari yang membakar seluruh bumi menghanguskan semua yang ada di permukaan bahkan sampai ke lapisan dalam bumi. Film ini sukses membuat penontonnya berpikir tentang sebuah kekuatan maha dahsyat yang gak bisa dilawan oleh otak dan otot manusia, dan bahwa suatu saat akan tiba waktunya manusia akan menyerah pada kekuatan absolut itu, yakni Tuhan.
THE DAY THE EARTH STOOD STILL (2008)Bahtera: kubah/bola raksasa UFO
Diceritakan jagat ini penuh dengan planet-planet berpenghuni, salah satunya bumi. Dan ada satu ‘penguasa jagat’ yang bertugas melindungi planet-planet ini, secara berkala mereka memeriksa dan memulihkan planet yang rusak dengan berbagai cara. Suatu saat, tibalah ‘penguasa’ ini ke planet bumi, mereka menilai planet bumi ini sudah rusak, dan penyebab utamanya adalah manusia. Maka diambil keputusan untuk memusnahkan manusia, menyelamatkan berbagai spesies binatang, dan membangun kembali spesies baru yang dianggap bisa memelihara kelestarian bumi. “If the earth dies, humans die. If humans die, the earth lives,” ujar Klaatu, si alien yang bertugas bernegosiasi dengan pemimpin bumi.
Film ini memang bukan film rohani, tetapi menceritakan kembali cerita bahtera Nuh. Ketika manusia secara umum merusak bumi, gak ada cara lain selain memusnahkan spesies perusak ini. Tapi kiamat batal terjadi, ketika manusia menunjukkan sikapnya untuk berubah.
EVAN ALMIGHTY (2007)Bahtera: perahu raksasa yang dibangun oleh Evan
Tuhan kembali datang mencari hambaNya untuk menyampaikan pesan pada umat manusia. Kini ia menjatuhkan pilihan pada Evan Baxter, seorang calon pejabat yang lagi seru-serunya berkampanye dengan slogan ‘mengubah dunia’. Kini Tuhan menantangnya untuk mengubah dunia dengan menyuruh Evan membangun sebuah bahtera raksasa dan menyelamatkan binatang-binatang dari air bah!
ICE AGE 2: MELTDOWN (2006)Bahtera: batang kayu raksasa yang tumbang
Tiga sekawan hewan jaman es (Sid, Manny dan Diego) menghadapi ramalan akan adanya banjir besar yang melanda kawasan es gara-gara global warming masa itu. Mereka dan kawanan binatang lainnya harus mengungsi dan mencari sebuah bahtera (berupa batang pohon raksasa yang tumbang) agar dapat selamat dari air bah.
DEEP IMPACTBahtera: Gua bawah tanah
Sebuah meteor mengarah menuju bumi dan akan menghancurkannya. Presiden Amrik akhirnya melancarkan ‘Operation Noah’s Ark’ dengan memilih orang-orang yang bisa diselamatkan untuk masuk dalam sebuah gua bunker bawah tanah agar bisa bertahan hidup selama 2 tahun dari pasca bencana.
Film ini banyak sekali menggunakan simbol dan istilah Alkitab, misalnya kerap kali presiden Amrik mengutip ayat, lalu sebuah pesawat yang dinamai The Messiah (juruselamat) diluncurkan untuk menghambat laju meteor, dsb.
Friday, April 17, 2009
WE ARE MONSTERS!

Spoiler allert! Ketika Susan menemukan dirinya dalam sebuah ruangan yang ia sebut penjara, ia menemukan kalo dirinya sudah bukan lagi Susan yang dulu. Tubuhnya membesar 10 kali lipat gara-gara terkena radiasi quantium dari meteor nyasar. Ia menjadi raksasa, jadi monster.
Di ‘penjara’ itulah ia juga berteman dengan monster-monster lainnya: B.O.B., Dr. Cockroach Ph.D., Insectosaurus dan Missing Link. Ternyata penjara itu adalah ruangan fasilitas pemerintah Amrik untuk menyembunyikan monster-monster yang berkeliaran sejak 50 tahun belakangan ini. Nasib mereka berubah ketika ada ancaman serangan alien di muka bumi, para monster ini diberi kesempatan untuk bebas oleh pemerintah dengan syarat bisa mengatasi masalah alien ini.
Dalam menghadapi robot alien raksasa, Susan raksasa –yang kini berganti nama menjadi Ginormica- menemukan bahwa ia punya kekuatan luar biasa yang sebelumnya nggak pernah ia bayangkan. Ginormica yang tadinya ciut melihat robot alien yang kuat dan besar, kini merasa bisa menghadapi alien manapun!
Hal ini mengingatkan kita pada penyertaan Tuhan dalam menghadapi serangan masalah. Kita adalah ‘Susan biasa’, tapi ketika radiasi quantium melingkupi kita, kita menjadi ‘raksasa’. Quantium bagi Susan adalah lambang Roh Tuhan bagi kita. Ingatlah, kalo Roh Tuhan ada dalam kita, kita menjadi ‘raksasa’ di hadapan musuh kita, di hadapan segala masalah kita. “...sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (I Yohanes 4:4b).
Kalo kita melihat Daud kecil waktu berhadapan dengan raksasa Goliat, dalam dunia roh ukurannya jadi terbalik. Kita akan melihat raksasa Daud melawan kurcaci Goliat. Daud tau kalo Tuhan besertanya, dan ia mengerti kalo Tuhan lebih besar daripada Goliat, bahkan lebih besar daripada apapun! “...Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” (Roma 8:31b). Jadi stop merengek sama Tuhan: ‘Oh Tuhaaaaan, masalahku gede bangeeeet!’, tapi ayo teriakan: ‘Hai masalah, Tuhanku gede bangeeeet!’.
Kembali pada Susan. Sekalipun sebagai Ginormica ia menemukan hidup dan kekuatan baru, ia harus kehilangan pacar, ortu dan teman-temannya. Bahkan orang-orang yang ia pernah selamatkan dari serangan robot raksasa nggak lagi mau menerimanya. Ya, kadang kita harus menerima kenyataan bahwa kita berbeda dengan dunia sehingga dunia nggak mau menerima kita dan menolak kita. “Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.” (Lukas 6:22). Sekalipun kemudian Susan berkesempatan buat kembali menjadi Susan yang normal, ia menyadari kalo menjadi Ginormica ia lebih bahagia dan berguna. Bagi dia masa lalunya nggak penting lagi. Kadang kita tergoda akan hidup kita yang lama, sebelum kita mengenal Kristus. Tapi yakinilah, semua itu sampah. Pengenalan akan Tuhan dan gaul ama Yesus itu lebih berharga daripada apapun di dunia ini. Kayak yang Paulus rasakan:
Ginormica dkk akhirnya mengemban tugas dari pemerintah untuk melindungi bumi dari segala sesuatu yang mengancamnya, termasuk serangan alien. Mereka jadi heroes bagi dunia. Ya, kita adalah ‘monster’ yang menakutkan bagi dunia. Tapi buktikanlah kalo kita bisa jadi ‘monster’ yang dibutuhkan oleh dunia. (F! www.kacamata3d.co.cc)
Tuesday, March 31, 2009
KASIHAN SAMA TUHAN
Budi (sebenernya namanya bukan Budi, tapi kasian kalo disebutin disini, hehe), temenku dulu di gereja. Suatu kali aku mergokin dia lagi nongkrong di luar ruang kebaktian pas khotbah berlangsung. “Lho, ngapain Bud?” tanyaku penasaran, “...bukannya dengerin khotbah, lu!”. Lalu dia jawab dengan santai, “Ah, males dengerin khotbahnya si Pak Juned (bukan nama sebenarnya juga). Soalnya gue tau kehidupannya dia kalo di rumah, gue kan tetanggaan ama dia! Munafik semua yang dia khotbahin! Khotbahin aja diri dia sendiri!”.
Dulu, kalo pendeta lagi khotbah, pikiranku suka mikirin khotbahnya dia. Tapi bukannya mikir firman Tuhan, tapi aku malah mikir kayak gini, “Ah, salah tuh apa yang dikatakan si Pak Pendeta!” atau “Ah, khotbahnya garing, bikin ngantuk!”.
Lalu aku mikir. Aku jadi kasihan sama Tuhan. Seharusnya waktu kebaktian, praise and worship, dengerin firman Tuhan, maka hati dan pikiran kita tertuju pada Tuhan Yesus. Mungkin waktu bernyanyi kita jadi inget Yesus yang udah baik sama kita. Atau waktu khotbah kita diingetin buat bersyukur sama Tuhan, dsb. Pokoknya kita menyembah Tuhan. Kita inget sama Tuhan. All about Jesus. Tapi kenyataannya, kita malah mikirin diri sendiri yang keki sama pengkhotbah atau WL-nya, atau mikirin khotbahnya yang menurut kita boring abis sampe pengen bersin. Tuhannya dilupain. Kasihan ya Tuhan. Harusnya diagungkan, malah dikucilkan.
Sejak itu saya bertobat. Fokus pada Yesus. Yesus bisa bicara pada kita sekalipun lewat pendeta mungkin kita tau kehidupannya bobrok en munafik. Yesus bisa mengurapi WL yang diluar suka ngejelekin kita. Yesus bisa menegur kita lewat temen en saudara seiman kita yang kita benci. Fokus pada Tuhan. Kasihan dong Tuhan kalo kita malah menomorduakan Dia, tuk gak?
Tuesday, February 17, 2009
TWILIGHT, ROMANTISME DAN VAMPIR
Jiwanya terkutuk, milik neraka. Tampangnya menyeramkan, pucat, gigi bertaring penuh darah, mirip monster. Tapi vampir masa sekarang... ganteng bangeeeet!!!!Kita bisa menemukan novel ini di konter best seller. Udah ada tiga buku, menyusul buku keempat. Buku pertamanya bikin fenomena, soalnya cerita hantu bisa bikin berbunga-bunga! Twilight adalah seri pertama dari buku karangan Stephenie Meyer, seorang ibu yang menganut ajaran gereja Mormon. Ia pernah mengaku mendapatkan inspirasi menulis buku ini setelah didatangi sesosok vampir dalam mimpinya. Latarbelakang ajaran Mormonnya (yang terkenal bermoral tinggi) pun tertuang dalam cerita Twilight. Tapi selain itu, simbol-simbol kristen juga ia paksain masuk. Misalnya sebagai ilustrasi cover novelnya ia menggunakan buah apel (melambangkan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat) dengan kutipan dari Kejadian 2:17 tertulis di bagian awal novelnya.
ROMANTISME
Adik cewek saya bilang, “so sweeeettt!”. Sepupu cewek saya ngomong, “cowoknya cakep bangeeeet!!”. Dan hampir semua temen cewek saya yang baru keluar bioskop ngaku kalo si Edward (tokoh cowoknya) itu ganteeeeeeeeeng bangeeeet!!!! Padahal waktu aku nonton, pas Edward pertama kali nongol, cowok di sebelah aku nyeletuk ‘ih mukanya kayak setan!’. Hahaha, jadi pengen ketawa saya dengernya.
Ya, Twilight memang film cewek banget. Berbeda ama film vampir lainnya yang kebanyakan serem en penuh laga pertarungan yang disukai cowok (Dracula, Van Helsing, I Am Legend, dsb), Twilight diangkat dari novel romance, hanya saja dengan setting kehidupan vampir.Isabella Swan (Kristen Stewart), gadis remaja yang tertutup dan selalu merasa gak nyambung dengan teman-temannya. Lantaran nyokapnya harus keluar kota bersama suami barunya, Bella sementara waktu tinggal bersama bokapnya di kota Fork yang selalu mendung tanpa cahaya matahari. Hidupnya berubah pas ketemu ama Edward Cullen (Rob Pattinson) yang kemudian diketahui adalah seorang vampir! Bella dan Edward jatuh cinta dan bam! cinta ‘terlarang’ pun terjadi.
Terlepas dari keberatan-keberatan kita (terutama kalangan rohaniwan) akan Twilight karena mengangkat sosok iblis vampir sebagai peran utama , Twilight nggak lebih kayak cerita superhero. Lalu kenapa Twilight disukain banyak cewek? Kenapa kayaknya semua cewek pengen jadi Bella, dan punya pacar kayak Edward? Karena cerita dalam Twilight mengumbar romantisme dan harapan serta fantasi seorang cewek.
"I don't have the strength to stay away from you anymore," Edward tells Bella. "Then don't," she says. Betapa tidak: Bella sangat diperhatikan Edward. Edward protektif (melindungi) terhadap Bella. Edward sangat setia pada Bella. Bukankah itu yang diimpikan cewek? So, buat cowok... belajar dari Edward dong. Tapi bukan berarti jadi vampir ya. Hehe. (baca ‘Kenapa Cewek Suka Twilight)
GODAAN
Selain romantisme, berikut hal yang kita bisa tarik pelajaran dari cerita Twilight:
Edward Cullen adalah seorang pemuda yang bergelut dengan godaan: godaan seks dan membunuh. Ia berjanji untuk tidak melakukan keduanya. Ia berkomitmen, bertahan, berjuang dan menang.
“Berjaga-jagalah, dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah." (Matius 26:41 BIS). Kadang kita suka sok jago dengan masuk ke dalam pencobaan dan berdoa meminta kemenangan atasnya, tapi firman Tuhan bilang ‘jangan sampe kita mengalami pencobaan!’. Jauhi pencobaan, jauhi godaan, dan kita sudah menang.
Tapi sebaliknya dengan Bella. Edward yang merasa ditakdirkan untuk masuk neraka (karena ia seorang iblis) nggak mau membawa-bawa Bella ke dalam kutukannya. Tapi hanya karena jatuh cinta, Bella rela menyerahkan jiwanya dan kegadisannya pada Edward. Keluarga Cullen sangat menghargai ‘nyawa/jiwa’ manusia, mereka hanya mengubah manusia menjadi vampir jika sudah gak ada pilihan lain. Karena itulah Edward gak mau mengubah Bella menjadi vampir, karena menurut dia Bella masih punya pilihan yang lebih baik.
Belajar dari si Bella yang rela menukarkan jiwanya, kadang kita bersikap sama dengan Bella. Kita menukarkan jiwa kita dengan keinginan duniawi atau dengan tawaran iblis. Jiwa kita yang sudah ditebus Yesus dari dosa, malah kita gadaikan lagi hanya karena kesenangan sesaat. “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Matius 16:26).
ABU-ABU
Keberatan-keberatan kalangan rohaniwan terhadap novel (dan film) ini adalah karena tokoh utamanya adalah vampir. Vampir adalah sosok mitos atau dongeng yang berwujud manusia yang sudah mati dan menyerahkan jiwanya pada iblis sehingga iblis menguasai tubuhnya. Ia hanya minum darah manusia dan nggak bisa mati kecuali ditusuk pada bagian jantungnya atau ditembak dengan peluru timah (baca: Vampir dan Yudas Iskariot). Menurut mitos, vampir takut pada bawang, salib, air suci dan cahaya matahari. Dan katanya ia tidak bisa terlihat di cermin.
Tapi, penulis jaman sekarang (terutama penulis hollywood) seneng banget mengubah yang ‘putih’ atau yang ‘hitam’ jadi ‘abu-abu’. Lihat aja Superman, Batman dan Spider-Man yang tadinya ‘putih’ alias tokoh baik dibuat manusiawi en punya sisi ‘hitam’. Demikian juga sebaliknya, kayak Hellboy (anak iblis yang jadi pahlawan), Spawn (agen iblis yang jadi superhero), Harry Potter (penyihir baik hati), Blade dan Angel (vampir yang membela kebenaran) dsb. Stephenie Meyer pun kayaknya gak mau ketinggalan, karakter yang selalu diceritakan jahat kini ia ubah menjadi pahlawan. Karakter yang tadinya menakutkan, ia ubah jadi seksi. Meski menurut saya rasanya rada maksa demi ngepasin dengan cerita, perhatiin beberapa perubahan yang ia buat terhadap mitos vampir:
- Menurut dongeng, vampir termasuk maniak seks, ia mencari darah gadis dan menjadikannya istrinya. Tapi Edward berkomitmen gak mau melakukan seks sebelum menikah.
- Menurut dongeng, vampir takut bawang. Tapi di sekolah, Edward dan Bella mempelajari bagian-bagian bawang.
- Menurut dongeng, vampir mati kalo kena sinar matahari. Tapi, Edward gak mau kena sinar matahari lantaran kulitnya entar jadi keliatan cantik berkilauan (yang ini maksa banget!).
- Menurut dongeng, vampir tidur di peti mati di ruang bawah tanah. Api Keluarga Cullen tinggal di pegunungan tinggi dengan tembok kaca tembus pandang terang benderang dan gak pernah tidur.
- Menurut dongeng, vampir takut salib. Tapi di ruang tamu rumah Edward ada hiasan salib yang sangat besar tergeletak.
- Menurut dongeng, vampir gak punya bayangan di cermin. Tapi Edward dan James bertarung di ruang latihan balet yang dikelilingi cermin.
Selain itu, Stephanie juga menambahkan kemampuan-kemampuan super pada vampir seperti bisa membaca pikiran, kekuatan super dan kecepatan super. Jadilah vampir semacam superhero, bahkan Bella curiga kalo Edward itu digigit laba-laba super atau dari planet Krypton.
Ada efek positif dan negatif dari ‘pemutihan’ atau ‘peng-abu-abu-an’ karakter jahat di hollywood saat ini:
Positif:
Dalam kehidupan nyata, nggak ada manusia yang 100% jahat atau 100% baik. Hidup gak kayak di sinetron, dimana mertua pasti jahat sejahat-jahatnya. Seorang copet pun punya hati nurani yang kadang akan mendorongnya berbuat baik. Bahkan kita bisa belajar sesuatu dari seseorang yang biasa dianggap jahat. Dan orang yang ‘jahat’ justru perlu diberi belas kasihan dan kesempatan untuk berubah. Selain itu kita belajar untuk nggak berburuk sangka atau menghakimi orang lain, karena mungkin ada maksud yang baik dari siapapun orang itu.
Negatif:
Firman Tuhan selalu tegas kalo udah menyinggung tentang dosa, iblis dan apa yang dilarang oleh Tuhan. Cerita fiksi dalam film sekarang bisa membuat kita jadi memaklumi dosa, mengasihani atau bahkan memuja iblis, dan menganggap baik apa yang dilarang Tuhan. Sadar atau gak sadar. Lambat ataupun cepat.
Penggemar Harry Potter mungkin bakalan mencak-mencak kalo dituduh udah menyembah iblis, tapi tanpa sadar banyak dari mereka menganggap praktek okultisme yang dilarang Tuhan adalah sesuatu yang keren atau setidaknya sesuatu yang biasa. Pengagum Edward Cullen mungkin bilang kalo ia cuma kesengsem sama gantengnya, tapi tanpa sadar ia menganggap karakter iblis itu sooooo hot en sexy en ujungnya kesel kenapa pacarnya gak jadi vampir.
VAMPIR DAN YUDAS ISKARIOT
Taukah kamu, kalo dongeng mitos tentang vampir dekat sekali dengan kekristenan? Itu karena memang iblis adalah penjiplak ulung. Tujuannya ialah ia pengen menyamai Tuhan atau ingin mempermainkan hal yang dianggap sakral oleh Tuhan.
“Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.” (Matius 26:27-28)Perjamuan suci adalah hal yang sakral bagi umat Kristen. Melambangkan perjanjian Tuhan dengan manusia untuk pengampunan dosa. Murid-murid Yesus (termasuk kita sekarang) diminta untuk selalu mengingat akan pengorbananNya dan janjiNya di masa yang akan datang agar kita mendapatkan hidup yang kekal.
Hal ini ditiru habis-habisan oleh iblis dengan menciptakan karakter en legenda vampir, sehingga muncullah ide gila berikut:
2. Yudas Iskariotlah yang katanya sang vampir pertama. Cerita ini pernah diangkat dalam film Dracula 2000. Karena merasa bersalah telah menjual Yesus dengan 30 uang perak, Yudas menyerahkan dirinya pada iblis dan bunuh diri. Lalu ia berubah menjadi vampir yang haus akan darah tapi takut sama salib (karena rasa bersalah) dan peluru perak (30 uang perak).
3. Katanya Kain (anak pertama Adam)-lah yang menjadi vampir pertama. Karena ia menumpahkan darah adiknya (dan katanya meminum darahnya dimana di dalam darahnya ada nyawa manusia).
Yang lebih gila lagi, kok ada aja yang percaya! (F! www.kacamata3d.blogspot.com)
Thursday, February 12, 2009
JATUH CINTA
tak kenal usia
tua muda
janda dan duda
setiap orang
pasti merasakan
jatuh cinta.
Itu kata Baron Soulmate. Ya, setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta, bahkan berkali-kali. Katanya orang rata-rata jatuh cinta setidaknya 7 kali sebelum akhirnya dia memilih untuk menikah. Dan buat kita, setelah menikah harus terus jatuh cinta, tapi tentunya pada orang yang sama dong, hehe.
Jatuh cinta nggak sama dengan cinta sebenernya lho, lantaran ternyata jatuh cinta itu dipengaruhi hormon. Hormon itulah yang bikin kita jadi orang ‘aneh’. Misalnya, cowok yang biasanya gak toleran terhadap sifat cewek bisa tiba-tiba ngerti banget ceweknya, juga sebaliknya. Aneh kan? Ternyata menurut para ilmuwan di Italia yang melakukan penelitian terhadap 12 pria dan 12 wanita yang lagi jatuh cinta dalam kurun waktu 6 bulan, ditemukan kalo para cowok menurunkan kadar hormon testosteronnya. Tapi sebaliknya si cewek meningkatkannya. "Pria, dalam beberapa hal, menjadi lebih seperti wanita, dan wanita menjadi lebih seperti pria," kata Donatella Marazziti dari University of Pisa kepada majalah New Scientist. "Dalam keadaan jatuh cinta, tubuh manusia secara alamiah seolah-olah ingin menghapuskan perbedaan antara pria dan wanita, agar hubungan bisa bertahan."Memang aneh. Bahkan Salomo yang penuh hikmat itu juga sampe bingung, “Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti: jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.” (Amsal 30:18-19).
Happy Valentine Day!
